Kanal

Delegasi Universitas Mazhab-Mazhab Iran Lakukan Kunjungan Balasan ke UIN Raden Fatah Palembang

Para delegasi Universitas Mazhab-Mazhab Islam Republik Islam Iran lakukan kunjungan balasan ke UIN Raden Fatah Palembang dan disambut langsung oleh rektor UIN Rafah, di ruang rapat KPA Lt. 3, Senin (3/9/2018). - SRIPOKU.COM/YULIANI

Laporan wartawan sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Delegasi Universitas Mazhab-Mazhab Islam Republik Islam Iran melakukan kunjungan balasan ke UIN Raden Fatah Palembang dan disambut langsung oleh rektor UIN Rafah, di ruang rapat KPA lantai 3, Senin (3/9/2018).

Kunjungan balasan yang dilakukan oleh Delegasi Iran ini "Delegation Iran From University Of Islamic Denominations" untuk memperkuat jalinan kerjasama internasional dalam bidang akademik dan Kebudayaan serta kunjungan ke lembaga pemerintah (Pemkot dan Pemprov), organisasi keagamaan seperti MUI Provinsi Sumsel, Muhamadiyah, Nahdatul Ulama, dan pondok pesantren.

Rektor UIN RF, Prof. Sirozi mengatakan,  dalam moment ini sangat diharapkan kerjasama yang telah diawali dengan MoU antara UIN Rafah dan kedutaan Besar beberapa waktu lalu.

"Tentunya berjalan dengan banyak manfaat jika diawali dengan kerjasama bidang pendidikan, terutama dalam bidang Penelitian," ujarnya.

Ia menambahkan, dalam catatan sejarah hubungan antar Negara sudah membuktikan bahwa kerjasama antar negara tidak cukup dengan kerjasama politik dan ekonomi saja, tanpa adanya kerjasama bidang pendidikan.

Baca: Sambut Hari Pelanggan Astra Motor Honda Berikan Program Spesial

"Karena tanpa kerjasama bidang pendidikan akan terasa hambar. Makanya kita berharap ada output yang dihasilkan setelah kunjungan ini," ungkapnya.

Sementara itu Dr. Sayyed Ibrahimiah, selaku Juru bicara Delegasi Iran mengatakan bahwa kunjungan ini adalah kunjungan balasan terhadap kunjungan terdahulu yang telah dilakukan oleh pihak kedutaan dan UIN Raden Fatah beberapa waktu yang lalu, bahkan Para pimpinan UIN dan beberapa orang dosen juga telah berkunjung ke Negara Iran.

"Delegasi yang datang ini mewakili universitas dan beberapa bidang pendidikan dan kebudayaan serta ilmu-ilmu yang lain," jelasnya.

Baca: Jadi Masalah, Sriwijaya FC Kehilangan Satu Pemain, Kiper Senior Sandy Firmansyah Pilih Mundur

Pihaknya dalam hal ini pemerintahan Iran ingin lakukan kerjasama di berbagai bidang khususnya pendidikan.

"Kami pun mempersilahkan jika ada para peneliti dan dosen UIN Raden Fatah serta mahasasiswa yang ingin meneliti teks-teks dan naskah keagamaan di Iran, kami bersedia dan akan memfasilitasinya sebagai kelanjutan dari nota kesepahaman yang telah dijalin," ujar Ibrahimi.

Selain itu berangkat dari MoU jalinan kerjasama ini akan terus ditingkatkan, dan segera di Iran akan dibentuk juga “Indonesian Corner” seperti yang sudah dilakukan oleh UIN Rafah yang telah membentuk Iran Corner di Palembang.

"Menanggapi permintaan dari prof Sirozi tentang kuliah tamu di beberapa fakultas, dengan ini kami siap mengisi beberapa kuliah akademik yang telah dijadwalkan oleh beberapa fakultas disini," jelasnya.

Pada kesempatan selanjutnya Dr. Atefeh Sarzegon, Ketua Kajian Perempuan (Gender) Universitas Mazahib Iran mengatakan bahwa ia melihat banyak kesamaan antara Indonesia dan Iran, terutama tentang kehidupan dan permasalahan perempuan.

“Kami dari Pusat Kajian Perempuan (Kajian Gender) siap bekerjasama untuk penelitian bersama, terutama dalam kajian perempuan,” ujarnya.

Penulis: Yuliani
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post

Pimpin Selawatan di Panggung, Wanita Ini Mendadak Pingsan lalu Meninggal Dunia

Berita Populer