Kanal

Cara Warga Desa Remanam Jaya OKUS Nikmati Listrik, Rakit Turbin Mini Sendiri Manfaatkan Tenaga Air

Salah seorang warga menunjukan turbin mini miliknya di Dusun Talang Papahan, Desa Remanam Jaya Kecamatan Warkuk Ranau Selatan (WRS) Senin (3/9/2018). - SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA -- Tidak punya akses untuk menikmati listrik, warga Desa Remanam Jaya Kecamatan Warkuk Ranau Selatan memanfaatkan aliran sungai sebagai sumber listrik, Senin (3/9/2018).

Bahkan sejumlah dusun yang berada di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan ini merakit turbin mini sendiri untuk menghasilkan listrik

Meskipun demikian ternyata listrik tenaga air yang dihasilkan dari turbin rakitan ini sudah menerangi daerah setempat selama lebih kurang 10 tahun. 

Baca: Ini Dia Ponsel Saingan Xiaomi Redmi 5A, Harga Dibawah Rp 1 Juta, Dengan Kualitas Layar Lebih Tinggi

"Karena sifatnya turbin mini dengan kapasitas terbatas, maka cukup untuk menerangi beberapa rumah,"kata Rusnan warga Talang Papahan 1 Desa Remanam Jaya. Senin (3/9/2018).

Puluhan turbin berada di saluran air lingkungan warga sekitar, sehingga semua rumah sudah bisa menikmati listrik. Satu turbin ini bisa mencover 2-3 rumah.

Warga memilih cara ini karena, listrik dari PLN belum masuk wilayah ini.

Baca: Polresta Depok Minta Imigrasi Cegah Nur Mahmudi Ismail dan Harry Prianto ke Luar Negeri

"Kalau listrik dari PLN baru mencapai Talang Kuningan, sedangkan dusun lainnya harus memanfaatkan turbin rakitan ini untuk bisa mendapatkan aliran listrik,"ujar Heri warga Desa Remanam Jaya.

Heri mengungkapkan, agar tarbin mini ini terus bisa menghasilkan listrik, pihaknya selalu melakukan perawatan setiap dua pekan sekali.

Baca: Jika Anda Kurang Tidur, Sebaiknya Hindari Melakukan 10 Hal Ini, Berikut Penjelasannya

Perawatan yang dilakukan dengan cara melakukan pembersihan pada saluran aliran sungai anakan.

Selain itu dikatakan warga setempat tegangan volume tenaga listrik yang dihasilkan bergantung pada saluran air yang ada, apabila di musim kemarau tegangan listrik akan menurun begitu juga sebaliknya.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer