Kanal

Ikatan Motor Indonesia Empatlawang, Rela Keluarkan Biaya Pribadi demi Kecintaan Motor Cross

Anggota Ikatan Motor Indonesia (IMI) Empatlawang. - SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU. COM, EMPATLAWANG-- Kecintaannya dengan dunia motor cross membuat Ketua Koordinator Wilayah Ikatan Motor Indonesia (IMI) Empatlawang, Erwan Herianto harus berkorban tenaga, pikiran, bahkan material.

Warga Pasar Pendopo, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empatlawang ini harus mengeluarkan biaya pribadi untuk merenovasi lapangan cross yang sengaja dibelinya untuk dijadikan lapangan cross.

Lahan yang dibelinya seluas 2 hektare terletak di Kecamatan Pendopo, memang sengaja dibuatnya menjadi lapangan cross untuk tempat latihan dan perlombaan atau event cross antar kabupaten maupun provinsi sepanjang 1,2 Km.

Di lahan miliknya Erwan membuat lintasan menggunakan biaya sendiri.

Alat berat tengah mengerjakan perenovasian latihan sebagai lokasi latihan calon crosser. (SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA)

Baca: Pulang Dari Ibadah Haji di Mekkah, Penampilan Nia Ramadhani Buat Kecewa Netizen, Tingkahnya Dibully

Baca: LIVE STREAMING dan SIARAN LANGSUNG Final Timnas U-23 Jepang vs Korea Selatan Asian Games 2018

"Kita renovasi lintasan menggunakan alat berat dengan sistem sewa, dengan uang pribadi, dengan tujuan untuk kemajuan cabang cross di Empatlawang itu sendiri," ungkap Erwan, Jum'at (31/8/2018).

Erwan yang juga ayah dari Juara Nasional GTX Indonesia 2017, Dewa Buek, ini menerangkan, selain penyiapan dan renovasi lahan, ia juga membina dan melaksanakan latihan bersama kepada atlet lokal untuk menelurkan atlet-atlet , sehingga bisa bersaing dengan atlet dari daerah lainnya.

Menurutnya, hal-hal yang benar-benar untuk kemajuan dan membawa nama baik daerah seperti ini mestinya diperhatikan dan didukung pemerintah.

Sehingga kedepannya akan lebih maju lagi. Banyak bibit-bibit yang bisa dibina untuk menjadi para juara. Tentunya, hal itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu latihan dan didukung peralatan serta sarana yang ada.

Harapanya instansi terkait mensupport agar kegiatan pelatihan bisa berlangsung.(*)

Penulis: Awijaya
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer