Kanal

Ribuan Ulat Bulu Serang Rumah Warga di Pagaralam, Nyaris Masuk Rumah & Sebabkan Gatal-gatal

Tampak ribuan ulat bulu yang memenuhi dinding hampir seluruh rumah Warga di Jalan Salak II dan III Perumahan Griya Bangun Sejahtera (GBS), Jumat (31/8/2018). - SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM-- Lagi, kawasan Perumahan Griya Bangun Sejahtera (GBS) Kelurahan Bangun Rejo Kota Pagaralam diserang hama ulat bulu.

Sebelumnya hama ini tidak terlalu banyak, namun kali ini ulat yang bisa menyebabkan gatal-gatal ini sudah mulai memenuhi dinding rumah di kawasan tersebut.

Bahkan saat ini hampir seluruh bagian dinding rumah warga nyaris tertutup oleh ulat bulu. Kondisi ini membuat warga takut keluar rumah karena banyak ulat tersebut di semua bagian dinding luar rumah.

Pantauan Sripoku.com, Jumat (31/8/2018) , puluhan ribu ulat bulu memenuhi dinding rumah warga. Bahkan ulat tersebut mulai memenuhi badan jalan di kawasan tersebut.

Tampak ribuan ulat bulu yang memenuhi dinding hampir seluruh rumah Warga di Jalan Salak II dan III Perumahan Griya Bangun Sejahtera (GBS), Jumat (31/8/2018). (SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN)

Akibatnya warga mulai resah karena harus berhati-hati saat keluar rumah. Belum lagi warga terpaksa harus menutup semua jendela dan lubang angin rumah agar ulat tidak masuk ke dalam rumah.

Adit (35) salah satu warga mengatakan, sudah sangat mengkhawatirkan jumlah ulat bulu yang ada di kawasan tersebut. Pasalnya disatu rumah saja bisa ada ribuan ulat bulu yang menempel di dinding luar rumah.

"Ini sudah sangat mengkhawatirkan pak, pasalnya jumlahnya terus saja bertambah setiap hari. Bahkan bisa puluhan ribu ulat yang menempel di dinding rumah warga di sini," katanya.

Keberadaan ulat bulu ini selalu saja terjadi setiap tahun. Namun ini merupakan kali kedua jumlahnya yang sangat banyak setelah 2016 lalu.

"Ini jumlahnya sudah tidak normal lagi pak," ujarnya.

Meskipun sudah menjadi siklus tahunan, namun sampai saat ini belum ada tindakan dari Pemkot Pagaralam untuk menghentikan siklus ini. Bahkan sampai saat ini pihak terkait belum pernah sekalipun mengecek kondisi ulat bulu di lokasi.

"Jangankan untuk membasmi ulat ini pak, datang pun belum pernah. Jadi untuk mengurangi keberadaannya di dinding rumah kami melakukan sendiri tanpa ada petunjuk dan bantuan pemerintah," tegasnya.

Warga sekitar menduga jika ulat bulu tersebut berasal dari tanaman Pete yang ada di kebun warga yang ada di kawasan perumahan tersebut.(*)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post

Pimpin Selawatan di Panggung, Wanita Ini Mendadak Pingsan lalu Meninggal Dunia

Berita Populer