Kanal

Pelaku UMKM Empatlawang Mengaku Kemasan Produknya Kurang Menarik, Berharap Ada Dorongan Pemda

Petugas dari Dinas Koperasi dan UKM mengecek usaha bubuk kopi milik warga di Tebingtinggi, Rabu (30/872018). - SRIPOKU.COM/AWIJAYA

Laporan wartawan Sripoku.com, Awijaya

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Empatlawang saat ini masih bermunculan.

Meskipun sebagai daerah baru, geliat masyarakat di Empatlawang mendirikan usaha cukup tinggi.

Namun sayang keberadaan UMKM masih butuh perhatian pemerintah dalam hal pengembangan usaha sehingga mampu bersaing.

Baca: LIVE STREAMING Kebakaran di Pasar Kuto Palembang. MASIH BERLANGSUNG

Salah satunya usaha bubuk kopi milik Dian Syahputra, di Tebingtinggi sudah enam tahun menjalankan usaha jual bubuk kopi asli Empatlawang.

"Sudah 6 tahun usaha ini, alhamdulillah bisa menghidupkan biaya keluarga dari jualan bubuk kopi," kata Dian, pemilik usaha kopi klasik, ditemui Sripoku.com di kediaman sekaligus lokasi usahanya.

Namun demikian, ia mengaku kesulitan dalam mengembangkan usaha.

Padahal kopi yang dijualnya cukup laku di pasaran dalam dan dari luar daerah Empatlawang.

Kesulitan pertama menurutnya jelas tentang permodalan, kemudian peralatan dan pengemasan.

"Rasa kopi kita tidak kalah nikmat dengan kopi kemasan. Namun karena kopi hanya bungkus sederhana menjadi kurang menarik. Itu kekalahan kita," ujar Dian.

Baca: Dulu Pemain Film Lalu jadi Taksi Online, Aktor Ini Sempat Hilang Ingatan, Begini Nasibnya Sekarang

Halaman
12
Penulis: Awijaya
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer