Kanal

Jamie Vardy Putuskan Pensiun dari Timnas Inggris, Disambut Baik Manager dan Pemain Leicester City

Jamie Vardy. - baysidejournal.com

SRIPOKU.COM -- Straiker Timnas Inggris Jamie Vardy memutuskan akan pensiun atau gantung sepatu di level internasional dari tim tiga singa pada usia 31 tahun.

Meski keputusan ini sedikit disayangkan dari beberapa pihak lantaran Jamie Vardy kini dianggap sedang dalam ketajaman prima untuk urusan mencetak gol.

Namun demikian, keputusan ini disambut baik dari manajer dan rekan satu timnya di Leicester City. Bahkan, rekan setimnya Christian Fuchs dan manajer Claude Puel sama-sama senang.

Leicester City percaya pensiunnya Jamie Vardy dari sepakbola internasional akan menguntungkan mereka baik didalam dan diluar lapangan.

Baca: Terbukti Praktek Aborsi, Dokter Wim Divonis Empat Tahun dan Pasiennya Divonis 1,8 Tahun Penjara

Baca: Pengusaha Money Changer di Palembang Ketiban Untung, Transaksi Meningkat 50 Persen

Striker Jamie Vardy (31) tidak akan diikutkan dalam skuad Inggris untuk menghadapi Spanyol dan Swiss setelah memberi tahu manajer Gareth Southgate bahwa dia tidak lagi ingin dipertimbangkan.

Sebaliknya, ia akan tetap di Leicester selama jeda internasional.

Pemain bek kiri Christian Fuchs berkata, dengan pensiunnya dari kanca Internasional akan lebih banyak waktu untuk Vardy bersama tim.

"Memiliki penuh waktu untuk tim adalah baik. Dan kami bahagia dengan itu," ujarnya seperti dikutip Sripoku.com dari Dailymail.

"Jamie adalah pencetak gol hebat tapi ini adalah keputusan pribadinya. Saya berhenti bermain untuk Austria untuk fokus pada keluarga saya dan tim di mana saya merasa nyaman dan bahagia," jelasnya menambahkan.

Manajer Claude Puel menuturkan, bahwa dirinya akan membangun tim baru di Leicester, namun Vardy yang menjadi bagian dari tim menjurai Liga Primer tahun 2016 kala masih dilatih Claudio Ranieri masih dianggap sebagai pemain kunci.

Baca: Hengkang ke Besiktas, Ini Alasan Loris Karius Klaim Jurgen Klopp Memohon untuk Tetap di Liverpool 

Puel berpikir Vardy bisa saja bermain untuk Inggris, tetapi ia mengakui bahwa klub akan banyak mendapat manfaat dengan keputusan ini.

"Dia bisa bermain tanpa semua kelelahan setelah pertandingan internasional," kata Puel.

“Dia bisa melanjutkan untuk dua atau tiga musim kedapan, tetapi ia merasa ini adalah saatnya untuk berhenti di level internasional," jelasnya.

Baca: Mantan Anak Jalanan Filipina Persembahkan Emas dari Skateboard Hingga Medali Perunggu untuk HUT Ibu

“Jika dia terus mempertahankan keinginannya di Leicester, itu adalah pilihan yang bagus. Dia bisa fokus pada permainannya dan memberikan semua hal dengan cara yang benar untuk mempersiapkannya," kata Puel menambahkan.

Penulis: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post

Viral Wanita Terobos Rombongan Presiden Jokowi dan Acungkan Jari Tengah, Tabrak Polisi yang Mengawal

Berita Populer