Kanal

Bupati Musirawas H Hendra Gunawan Studi ke Empat Negara Eropa

Bupati Musirawas H Hendra Gunawan (empat dari kanan) bersama beberapa bupati di Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) mendapat kesempatan untuk belajar ke empat negara eropa, yaitu Belanda, Jerman, Belgia dan Perancis. Lawatan studi ini berlangsung dari 28 Agustus hingga 6 September 2018. - SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Bupati Musirawas H Hendra Gunawan bersama beberapa bupati di Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) mendapat kesempatan untuk belajar ke empat negara eropa, yaitu Belanda, Jerman, Belgia dan Perancis.

Lawatan studi ini berlangsung dari 28 Agustus hingga 6 September 2018.

Bupati Musirawas H Hendra Gunawan mengatakan, studi ke eropa ini bukan hanya sekedar lawatan biasa atau sekedar jalan-jalan.

Baca: Lampaui Target di Asian Games 2018, Pelatih Panjat Tebing Todong Pemerintah Demi Pembinaan

Namun ada beberapa agenda penting yang akan dilaksanakannya selama lawatan tersebut.

Seperti di Belanda, ada beberapa daerah dan lokasi penting serta bersejarah yang akan dikunjungi, diantaranya Courtessy Call ke Kedutaan Besar Republik (KBRI) Belanda dan Belgia.

Lawatan ke Kedubes RI di Belanda dan Belgia ini, guna menjalin kerjasama antara pihak KBRI sebagai penghubung Indonesia diluar negeri dengan pemerintah daerah.

Baca: Dinas Kesehatan Lahat Tetap Pantau Kondisi Jamaah Haji. Takutnya Terjangkit Virus Ini

Khususnya ditingkat kabupaten, terlebih Kabupaten Musirawas untuk memberikan informasi potensi daerah melalui promosi yang dilakukan KBRI Belanda dan KBRI Belgia.

Dikatakan, rombongan juga akan ke Zaanse Schans (ZS) Zaandam di Belanda yang merupakan saksi sejarah dalam industri dan masuk dalam daftar ERIH (European Route of Industrial Heritage).

Dalam lawatan ke wilayah ini, kata bupati akan didapatkan pelajaran bagaimana sebuah daerah dengan sumber daya yang terbatas dan dengan kondisi lahan basah dan berada di tanah yang datar bisa maju dan berkembang dengan memanfaatkan angin yang dapat menghasilkan rumah-rumah industri dengan windmills-nya.

Baca: Berharap Sriwijaya FC Jadi Klub Terakhirnya, Yuu Hyunkoo Ingin Jadi WNI & Pensiun di Indonesia

Halaman
12
Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post

Kronologi Lengkap Mahasiswi Dibunuh Pacar di Aceh, Diajak Jalan hingga Pelaku Kabur ke Rumah Ipar

Berita Populer