Kanal

Dapat Uang Saku, Akomodasi Penerima Program Kuliah Gratis Dibayar per 3-6 Bulan Sekali

Para penerima PKG ke Malaysia saat dilepas langsung oleh Dinas Pendidikan Sumsel, Selasa (28/8/2018) - SRIPOKU.COM/YULIANI

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Tak hanya mendapat biaya kuliah yang gratis, para siswa penerima Program Kuliah Gratis (PKG) juga menerima uang saku untuk kebutuhan selama masa studi. Pemberian biaya hidup atau akomodasi penerima beasiswa PKG ini akan dibayarkan per tiga atau enam bulan sekali.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel), Bonny Syafrian mengatakan, kebijakan pemberian akomodasi per tiga atau enam bulan sekali ini, sesuai dengan manajemen administrasi program tersebut. “Jadi jangan khawatir, semuanya akan dibayarkan. Kita jalankan sesuai sistem adminstrasi pencairannya,” ujar Bonny, Rabu (29/8/2018).

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang SMA Disdik Sumsel ini menambahkan, bahkan pada hari ini saja, ada 50 pelajar Sumsel yang dikirim ke Politeknik TEDC Bandung untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi.

Di mana setiap orang akan mendapatkan bantuan biaya hidup senilai Rp750 ribu. “Di Bandung itu biaya kos dan makan cukup murah. Tergantung kebijakan anak tersebut dalam menggunakan uang tersebut,” terangnya.

Baca: Jadi Jawara Festival Film Lenget, Karya Sineas Palembang Siap Tayang di Bioskop, Simak Trailernya

Baca: Ini Sederet Fakta Jonatan Christie, Pernah Main Film ‘King’ hingga Dihukum Karena ‘Ngepel’ Lantai

Memang diakuinya, angka tersebut masih belum cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pelajar Sumsel yang kuliah di sana. Oleh sebab itu, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada orangtua pelajar tersebut sehari sebelum keberangkatan anaknya mengenai poin-poin yang dibiayai oleh pemerintah oleh anak tersebut.

“Jadi tanggung jawab pendidikan mereka juga tidak lepas dari peran orangtuanya. Apabila kebutuhannya masih kurang bisa ditambahi,” jelasnya.

Selain itu, Bonny memastikan bila ke depannya tidak ada istilah pengembalian uang kuliah kepada pihaknya. “Semuanya sudah menjadi hak anak tersebut untuk kuliah. Hanya saja bila IPK mereka kurang dari 3,00 maka beasiswanya otomatis dihentikan,” tegasnya. (*)

Penulis: Yuliani
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer