Kanal

Waspadai Puting Beliung, Masyarakat Empatlawang Diminta Hindari Berteduh di Bawah Pohon Besar

Kepala BPBD Empatlawang, M Taufik. - SRIPOKU.COM/AWijaya

Laporan wartawan Sripoku.com, Awijaya

SRIPOKU. COM, EMPATLAWANG-- Memasuki musim Pancaroba peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan saat ini, Kepala Badan Penanggulangan Bendacana Daerah (BPBD) Empatawang M.Taufik mengatakan untuk Empatlawang mewaspadai bahaya puting beliung.

Menurut Taufik lokasi rawan angin puting beliung di wilayah Empatlawang yakni di tiga kecamatan Muarapinang, Pendopo, dan Lintangkanan.

"Saat ini memasuki musim pancaroba dikwatirkan angin puting beliung bisa terjadi dimasa-masa peralihan musim, seperti sekarang ini, " Kata Taufik, Senin (27/8/2018)

Taufik mengimbau agar masyarakat selalu berhati- hati dan menghindari apabila ada angin kencang.

"Untuk warga yang berpergian dijalan menghindari berteduh dibawah pohon besar, dan bagi pengendara kalau ada angin kencang lebih baik untuk berhenti terlebih dahulu, " katanya.

Karakteristik kabupaten Empatlawang dikhawatirkan terkena angin puting beliung juga rawan terjadi bencana longsor dan banjir.

Baca: Kaget Lihat Nenek 93 Tahun ini Dibawa Polisi, Saat Tahu Alasannya Semua Orang Langsung Terharu

Baca: Ditinggal Mahasiswa yang Ngekos di Rumahnya, Fasilitas Kostan di Palembang Ini Digondol Maling

Untuk daerah rawan Longsor seperti di kecamatan Talangpadang, Sikapdalam dan Ulumusi.

Sedangkan daerah rawan banjir di kecamatan Pasemahair Keruh (Paiker), sungai Keruh, Pendopo yaitu sungai Ayek deras dan Kecamatan Tebingtinggi yaitu masyarakat di pinggiran Sungai Musi.

Saat ini untuk kebutuhan logistik dan kendaraan operasional lanjut Taufik, kantror BPBD Empatlawang sedang mengalami kerusakan. Namun kendala ini sudah dikoordinasikan ke Provinsi

Untuk peralatan ada perahu dan mobil bantuan dan dua motor tapi sekarang dalam keadaan rusak, jadi untuk antisipasi kita masih punya mobil serbaguna dan mobil dapur umum, tapi pergerkannya lambat.

Taufik menjelaskan untuk tim reaksi cepat ataupun personil yang siaga di kantor BPBD Empatlawang maupun yang disiagakan di kecamatan yang dinilai rawan bencana berjumlah 56 orang.

"Kita masih bergabung dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) jadi personil merangkap,10 orang siaga di kantor BPBD sedangkan yang lain siaga di Kecamatan Paiker,Ulu Musi,Pendopo dan Muara Pinang."katanya. (*)

Penulis: Awijaya
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer