Kanal

Harga Batu Bata Naik di Oku Timur Meroket, Bahan Baku Jadi Masalah!

Itip (45), asal Desa Sukajaya, Kecamatan Buay Rawan, OKU Selatan. - SRIPOKU.COM/SETIA BUDI

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Tingginya permintaan konsumen akan batu bata di Kabupaten OKU Timur sejak dua bulan terakhir menyebabkan harga Batu Bata mengalami kenaikan.

Jika sebelumnya harga batu bata hanya 450 hingga Rp 500 per biji saat ini mengalami kenaikan menjadi Rp. 550 hingga Rp. 600 per biji.

Kenaikan harga batu bata tersebut dipicu oleh tingginya permintaan konsumen ditambah lagi dengan sulitnya mendapatkan bahan baku akibat dampak musim kemarau yang mulai melanda dan berdampak pada sulitnya mendapatkan bahan baku.

"Selain itu, kenaikan harga batu bata juga disebabkan karena kayu bakar yang mulai sulit didapat. Beberapa tahun sebelumnya pengrajin batu bata diuntungkan dengan banyaknya warga yang mengalihfungsikan kebun karen ke kebun ubi sehingga pengrajin batu bata bisa mendapatkan kayu bakar dengan mudah," ungkap Hasim (39) pengrajin batu bata asal Mekahak Senin (27/8/2018).

Menurut Hasim, kendati harga batu bata mengalami kenaikan namun permintaan konsumen cukup tinggi karena pertengahan tahun biasanya digunakan warga untuk melakukan pembangunan rumah maupun ruko karena memasuki musim kemarau.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post

Gubernur Tampar Suporter PSMS Medan hingga Videonya Viral, Beri Penjelasan di Instagram

Berita Populer