Kanal

Sepi Pembeli, Pedagang Kue di Pasar Saka Selabung OKUS Terpaksa Banting Harga

Sepi peminta harga kue dan roti kering dijual murah di Pasar Saka Selabung Muaradua, Selasa (21/8/2018). - SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA-- Karena sepi peminat, pedagang kue dan roti kering di Pasar Tradisional Saka Selabung Muaradua pun terpaksa banting harga, Selasa (21/8/2018).

Walaupun menjelang hari raya Idul Adha 1437 Hijriah omzet pedagang menurun seperti yang terjadi pada tahun lalu, sehingga mengakibatkan pedagang terpaksa menjual dengan harga murah.

Pantauan Sripoku.com di lokasi, Selasa (21/8/2018) pengunjung pasar tidak seramai tahun sebelumnya, omzet para pedagang kue kering merosot hingga 50 persen serta.

Kue basah jenis bronis yang biasa menjadi bulan-bulanan pembeli mengalami penurunan hingga Rp 20 ribu, yang sebelumnya dijual Rp 70 ribu turun menjadi Rp 50 ribu per loyangnya.

Hal itu juga terjadi pada kue jenis lainnya, seperti kue 8 jam sebelumnya di jual Rp 150 ribu menjadi Rp 100 biasa per bungkusnya, untuk kue balok sebelumnya di jual Rp 70 ribu menjadi Rp 60 ribu saja setiap bungkusnya dengan berat 5 ons.

Baca: BBPOM Palembang dan Tim Terpadu Temukan Kurma Berkutu dan Berjamur di Pusat Ritel Modern

Baca: Besok, Solat Idul Adha 1439 di Masjid Agung Palembang Diimami KH Nawawi Dencik

Salah seorang pedagang mengatakan sepinya peminat mengakibatkan omzet 15 hingga 30 juta jelang hari H kini hanya mencapai 8-10 juta saja.

"Tahun lalu, 2 hari jerang hari H omzet sudah mencapai 10-15 juta, sekarang hanya 5 juta saja,"ujar Mira pedagang kue kering di Pasar Tradisional Saka Sselabung Muaradua.

Salah seoang pembeli Eva, mengatakan kebutuham kue kering jelang hari Raya, sengaja dikurangi,
"Memang tahun ini belanja kebutuhan kue kering lebih sedikit karena sudah di penghujung musim panen kopi,"ujar Eva.

Petani penghasil kopi memang telah memasuki pada akhir di penghujung musim panen, sedangkan petani penghasil kopi mendominasi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.(*)

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post

Beredar Video Markas OPM Diserbu Polisi & Dihancurkan di Pedalaman Papua: Mereka Khianati Indonesia

Berita Populer