Kanal

Hendra Gunawan; Budaya Gotong Royong dan Silaturahmi Harus Terus Digalakkan

Bupati Musirawas H Hendra Gunawan (dua dari kanan) saat mengikuti Rakornas Pemajuan Kebudayaan yang dilaksanakan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko BPMK), Jakarta, Jumat (3/8/2018). - SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Bupati Musirawas, H Hendra Gunawan mengatakan, pemajuan kebudayaan di Kabupaten Musirawas menjadi salah satu prioritas utama disosialisasikan khususnya budaya gotong royong dan silaturahmi.

Dengan kebudayaan, tatanan masyarakat dapat tertata dengan baik dan teratur.

Menurutnya, jika hal ini tidak disosialisasikan dan digalakkan, maka lambat laun budaya ini akan hilang dan masyarakat cendrung individulistik.

Dampaknya rasa sosial di dalam masyarakat akan hilang dan kemajuan daerah khususnya desa akan terhambat.

Hal ini dinyatakan H Hendra Gunawan, disela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemajuan Kebudayaan yang dilaksanakan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko BPMK), Jakarta, Jumat (3/8/2018).

"Rakornas ini sangat penting dilaksanakan karena pada zaman modern dan kemajuan teknologi ini kebudayaan lokal mulai terkikis dan cenderung hilang. Dengan pertemuan ini diharapkan dapat menumbuh kembangkan kembali kebudayaan-kebudayaan lokal atau kearifan lokal yang merupakan warisan nenek moyang bangsa ini," ujar H Hendra Gunawan.

Sementara itu, Rakornas yang digelar Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bertujuan mengoptimalkan dan menyamakan persepsi dan bergotong royong dalam pemajuan kebudayaan antara pemerintah pusat dan daerah.

Rakornas yang dihadiri Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid itu, diikuti oleh 100 peserta.

Yaitu, 25 peserta dari kementerian terkait, 5 Gubernur, 54 Bupati dan 16 Walikota dari 34 Propinsi se Indonesia. Adapun tema Rakornas adalah “Pemajuan Kebudayaan Sebagai Kompas Pembangunan Nasional”.

Direktur Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid dalam sambutanya saat Rakornas mengatakan, saat ini kecintaan dan pemahaman akan kebudayaan Indonesia semakin terkikis dan cenderung telah kehilangan arah.

Apalagi kebudayaan ini dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019 belum ditetapkan sebagai prioritas nasional, akibat belum adanya strategi pemajuan kebudayaan.

Dengan dilaksanakan Rakornas ini diharapkan dapat munculnya strategi sehingga dapat menjadi perhatian dan prioritas utama nasional 2019 dengan menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah. 

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer