Kanal

Hasilnya Diterima Malam Ini, Bupati Muba Dodi Reza Tegasnya Soal Hasil Tes Job Fit

Bupati Muba Dodi Reza Alex Moerdin - Dok. SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Setelah Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) menggelar uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama bagi 27 orang pejabat esselon II, di Hotel Ranggonang, Kamis (19/7) lalu.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin menegaskan setelah hasil tes job fit keluar pejabat esselon II akan ditempatkan pada tempat yang tepat.

“Ya, saya belum terima hasil job fit itu mungkin malam ini saya terima. Penerapannya harus dilakukan, setelah hasil job fit keluar kita akan melihat tempat yang tepat bagi pejabat yang mengikuti tes,”kata Dodi, Kamis (3/7/18).

Lanjut, orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini penerapan hasil job fit ini akan segera dilakukan secepatnya.

“Hasil keluar secapatnya akan kita tempatkan pejabat sesuai posisi yang tepat. Karena hasil job fit yang dilakukan beberapa waktu lalu menentukan pejabat pada tempat yang cocok,”jelasnya. 

Sebelumnya, Seketaris Daerah (Sekda) Muba Drs Apriyadi MSi mengatakan, Pemkab Muba terus berupaya bergerak cepat dalam hal pembangunan tentunya SDM yang handal harus diperlukan. 

Oleh karena itu, uji kompetensi yang dilakukan bertujuan menguji sejauh mana kualitas SDM yang ada serta juga untuk mengetahui kemampuan masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Nanti ada hasilnya, karena apakah sesuai dengan tempatnya atau tidak nanti panitia seleksi akan menguji dari Kualifikasi, Kompetensi dan Kinerja dengan tes karya tulis, wawancara dan psikologi," kata Apriyadi.

Dari hasil tes yang dilakukan, lanjut mantan Pj Bupati PALI ini pihaknya akan menyampaikan yang ada kepada pimpinan.

Hal ini juga menjadi rekomendasi pimpinan dalam menilai serta rujukan untuk mengevaluasi kawan-kawan OPD.

Tujuan dari kompetensi ini sebagai upaya melakulan pembinaan dan pengembangan agar bisa mendukung program visi misi Bupati dan Bupati untuk Kabupaten Muba lima tahun kedepan. 

“Kompetensi ini yang jelas juga sebagai pintu masuk dalam melakukan perubahan dilingkungan esselon II alias rotasi. Jika hasil kompetensi sudah keluar dan hasilnya belum cukup, tidak menutup kemungkinan para pejabat esselon II yang hasilnya dibawah dari hasil kompetensi bisa- bisa dinonjobkan, asalkan prosedur sesuai UU Aparatur Sipil Negara (ASN) diikuti,”ujarnya.

Jikalau dibawah hasilnya akan dites khusus kembali. Tapi, kalau masih dibawah standar diberikan peluang selama 6 bulan untuk melakukan pengembangan kinerja.

“Apabila dalam 6 bulan sudah diberikan tapi masih saja tidak berkembang. Barulah, kepala OPD tersebut kita non Jobkan,"tutupnya. 

Baca: Kuota Caleg Tiga Parpol di Lubuklinggau tak Penuh, KPU Masih Verifikasi Berkas Perbaikan

Baca: Modernisasi Penyelenggaraan Peradilan, Peradi Sumsel Sosialisasi Perma e-Court, Bisa Via Online

Baca: Tahu Jika Dijebak, Ini Pesan Terakhir Driver Taksi Online yang Tewas di Sumedang

Baca: Gara-Gara Pesan Berantai Ini, Kepsek SMAN 3 Lahat Ditinggal Guru & Siswa

Baca: Sempat Mogok di Hari Pertama Dibuka Untuk Umum, Masyarakat Palembang Tetap Antusias Naik LRT

Baca: Filmnya Rating Terendah, Boy William Keceplosan, Sebut Terpaksa Mesra-mesraan dengan Ayu Ting Ting

Baca: Hati-hati Melintas Disepanjang Jalan Negara Simpang Mbacang-Kerinjing, Rawan Kecelakaan

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post

Beredar Isi Percakapan Asusila Kepsek SMAN 7 Mataram yang Menyeret Baiq Nuril

Berita Populer