Kanal

Dibantu Helikopter Perusahaan, Kebakaran 4 Hektare Lahan Gambut di Muba Baru Bisa Diatasi

Sebuah helikopter menebar air di titik kebakaran hutan lahan gambut di Desa Pulai Gading Bayung Lencir Musi Banyuasin Jumat (20/7/2018). - SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Cuaca yang cukup panas membuat lahan gambut di Desa Pulai Gading, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terbakar seluas kurang lebih 4 hektare.

Kebakaran lahan tersebut terjadi Kamis (19/7/18) dan berhasil dipadamkan Jumat (20/7/18) sekitat pukul 18.00 WIB oleh tim gabungan perusahaan, Polri, TNI, dan masyrakat sekitar.

Public Relation Head PT Rimba Hutani Mas (RHM) Ernita Sriwahyuni, mengatakan kebakaran lahan tersebut terpantau oleh satuas tugas (Satgas) tim reaksi cepat (TRC) PT RHM yang bergerak dalam bidang melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Lokasi kebakaran terpantau di Desa Pulai Gading Kecamatan Bayung Lencir dengan seluas kurang lebih 4 hektare. 

“Terpantaunya karhutla tersebut dari tim yang bertugas menantau karhutla,  dari sana satgas TRC PT RHM, Manggala Agni, TNI, dan Polri langsung menuju lokasi melakukan upaya pemadaman. Pada hari pertama api berhasil di padamkan seluas 1 hektare karena kondisi medan yang cukup sulit untuk dipadamkan,” kata Ernita, Jumat (20/7/18).

Lanjutnya, pada pemadaman hari kedua pihaknya mengerahkan helikopter perusahaan dan melakukan Water Bombing sebanyak 9 kali, dan berhasil memadamkan titik api yang beresiko menyebar lebih luas. 

“Satgas dan dibantu TNI, Polri akhirnya berhasil memadamkan api dengan utuh sampai pukul 18.00 WIB. Walapun jarak antara titik api dan PT RHM berjarak 3.7 KM, hal tersebut merupakan bentuk kepedulian agar Sumsel zero hotspot menjelang Asian Games,”jelasnya.

Sementara, Camat Bayung Lencir, Ahmad Toyibir menambahkan bahwa api berhasil benar-benar di padamkan berkat bantuan tim terpadu.

Kebaran sendiri disebabkan oleh cuaca yang cukup panas sehingga vegetasi gambut menjadi mudah terbakar.

“Terkait bencana karhutla ini kita telah memerintahkan para kades untuk terus menghimbau warganya agar tidak membakar hutan dan lahan. Apabila masih dilakukan maka akan ada sanksinya dan siap-siap berurusan dengan hukum,”jelasnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post

Video Detik-detik Harimau Muncul di Pasar hingga Terjebak di Kolong Ruko, Memangsa Kambing dan Ayam

Berita Populer