Kanal

Warga Kastil Windsor Patok Tarif Sewa Kamar Selangit

Pangeran Harry dan Meghan Markle. - style.tribunnews.com

SRIPOKU.COM - Mei mendatang, para penggemar Kerajaan Inggris tentunya akan turun ke jalan di kota Berkshire dengan harapan bisa melihat sekilas pasangan yang akan terikat tali pernikahan, Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Berita Lainnya:  Siapakah Meghan Markle, Sang Artis Yang Akan Menjadi Calon Isteri Pangeran Harry?

Dikutip dari laman The Sun, Senin (22/1 2018), penduduk lokal yang tinggal di sekitar Kastil Windsor yang menjadi lokasi pernikahan pasangan itu pun tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Para penggemar keluarga kerajaan dipastikan akan membanjiri kota Berkshire yang dikenal bersejarah itu beberapa bulan ke depan.

// var gax_wid = 1499767612;var gax_zid = 1503653914;var gax_w =640;var gax_h =360;var gax_skip =5;var gax_flash =true;var gax_content_id = '.detail';var gax_position=0; //

Dan sekarang, penduduk setempat berharap bisa menghasilkan uang ekstra dengan mematok harga kamar di rumah mereka seharga ribuan poundsterling, seperti yang disampaikan oleh Daily Star.

Seorang pemilik rumah mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa ia mempertimbangkan secara serius keluar dari rumah itu selama seminggu, setelah ditawari uang sewa sebesar £ 10 ribu atau Rp 186 jutaan.

Sementara pemilik kedai bir terdekat, Horse & Groom percaya bisa menghasilkan £ 15 ribu semalam dengan menyewakan dua kamar di atas pub yang berada di seberang kastil itu.

Tomas Trubiroha (24), yang bekerja di Castle Hotel mengatakan bahwa semua kamar yang terdiri dari 108 kamar telah dipesan, begitu pula dengan 120 kamar yang berada di Macdonald Hotel.

Sedangkan Sam Glancy, wanita pemilik pondokan The Carpenters Arms menyampaikan pada Star bahwa ia telah menyewakan satu lantai pondokannya ke media asal Amerika Serikat, NBC News dalam sebuah kesepakatan yang dikabarkan menelan biaya sebesar £ 30 ribu atau senilai nyaris Rp 560 juta.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber:

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer