Rabu, 26 November 2014
Sriwijaya Post

Kampus Baru STIA Satya Negara

Minggu, 30 Mei 2010 19:57 WIB




TIDAK ada alasan untuk tidak kuliah. Itulah prinsip yang dipegang Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Satya Negara Palembang. Keinginan sekolah tinggi ini untuk mencerdaskan anak bangsa terlihat memang cukup kuat.

Demi meningkatkan kualitas pendidikan yang sudah ada, kampus yang berpusat di Jl Jendral Bambang Utoyo Lemabang Palembang ini sedang merampungkan gedung barunya, yang nantinya akan menjadi kampus utama mereka.

Gedung itu terletak di Jl Sukatani Kenten Palembang. Di kampus itu pulalah, mereka juga siap menyambut mahasiswa baru tahun ajaran 2010/2011.

Hal itu diamini Staff Administrasi STIA Satya Negara, Napis. Menurutnya, mahasiswa baru akan belajar di kampus baru  ini pula. Tapi, ada juga beberapa kelas yang di kampus lemabang pindah ke sana.

“Ide awal bikin kampus baru kan karena di kampus yang lama mahasiswanya tidak tertampung lagi. Apalagi kalau nanti datang mahasiswa baru,” ungkap Napis ketika dihubungi Sripo via ponsel, Minggu (30/5).

Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) sudah dimulai sejak Maret lalu. STIA Satya Negara sengaja membuka tiga gelombang tahun ini. Sekarang, diakui Napis, sudah memasuki gelombang kedua yang dimulai sejak awal Mei dan akan ditutup pada akhir Juni mendatang.

“Sampai sekarang sudah puluhan orang yang mendaftar di kampus ini,” kata Napis.

Ia menambahkan, mereka yang mendaftar di dua gelombang ini dan dinyatakan lulus, akan mengikuti perkuliahan pada awal Juli mendatang. Meski start belajar lebih cepat, STIA Satya Negara tetap membuka pendaftaran untuk gelombang ketiga alias terakhir.

“Saat mereka mulai kuliah, saat itu juga kita buka pendaftaran  lagi,” tandasnya.

STIA Satya Negara yang berdiri sejak 2000 lalu membuka jurusan Ilmu Administrasi Negara. Rencananya, tahun depan mereka akan menambah jurusan baru di bidang perpajakan.

“Memang ada rencana buka jurusan baru,” tambah Napis.

Terakhir, Napis mengungkapkan, biaya kuliah di kampus ini tergolong murah. Mahasiswa hanya dikenai SPP sebesar Rp 100 ribu per bulan. Biaya registrasi untuk mahasiswa baru Rp 250 ribu.

“Itu hanya dibayar 1 kali setiap awal semester,” tambahnya. sripo

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas