A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Why Not, Maju Pilgub Sumsel 2013 - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Sriwijaya Post

Why Not, Maju Pilgub Sumsel 2013

Selasa, 29 Juni 2010 09:36 WIB

UNTUK kesekian kalinya prestasi gemilang ditorehkan Bupati OKU Timur, H Herman Deru SH MM (42). Herman Deru bersama Cholid Mawardi menjadi calon Bupati/Wabup OKU Timur periode 2010-2015. Sebelumnya Herman-Cholid menjabat Bupati/Wabup 2005-2010.

 Nah, dalam Pemilukada OKU Timur, Juni lalu pasangan Herman Deru-Cholid Mawardi yang biasa disebut HDC meraih menghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). HDC memecahkan rekor sebagai pasangan dengan perolehan suara tertinggi dalam sejarah Pemilukada di Indonesia, yakni 94,56 Persen. Senin (28/6), HDC berangkat langsung ke Semarang untuk menerima penghargaan dari MURI.

 Dalam kesempatan sama, MURI juga menyerahkan piagam kepada KPUD OKU Timur dalam kategori Tingkat Partisipasi Tertinggi Pemilih di Indonesia, yakni 91,11 persen. Selain itu tingkat kecerdasan pemilih tertinggi di Indonesia mencapai 98,61 persen.

 Apa dan bagaimana kesan H Herman Deru atas penghargaan yang telah diterimanya tersebut, berikut wawancara wartawan Sriwijaya Post, Herman Danawi dengan Herman Deru, usai Bupati yang muda dan energik itu menerima penghargaan MURI.

Sripo: Bagaimana perasaan Anda setelah berhasil memecahkan rekor MURI. Apa maknanya secara pribadi?  Herman Deru: Hari ini saya merasa senang. Penghargaan ini adalah hasil kinerja yang telah saya lakukan selama lima tahun memimpin OKU Timur. Ini adalah bentuk kepercayaan masyarakat yang mempercayakan OKU Timur kepada saya dan Pak Cholid untuk lima tahun mendatang. Piagam MURI ini adalah wujud dari dukungan masyarakat OKU Timur tersebut. Dengan telah diterimanya piagam dari MURI ini bukan berarti kita harus lupa diri. Namun ini akan menjadi motivasi bagi kita untuk memperbaiki diri kedepannya.

 Bisa disebutkan, apa saja yang Anda telah lakukan sehingga berhasil mendapatkan dukungan suara secara fantastis 94,56 persen pada Pemilukada OKUT 5 Juni 2010 lalu? Ini bukti kedekatan saya dengan rakyat OKU Timur bukan hanya antara pimpinan dan rakyat saja. Namun lebih dari itu kita bersama-sama menyamakan misi dan visi untuk memajukan OKU Timur di segala bidang. Terus terang saja waktu saya lebih banyak di tengah masyarakat. Bahkan ada ungkapan bahwa Herman Deru itu adalah bupati dua lima. Artinya dua hari di kantor sisanya di tengah masyarakat.

 Ada anggapan dari pihak luar yang menilai miring atas demokrasi yang ada di OKU Timur, karena saat pemilukada lalu hanya ada dua pasangan calon. Komentar Anda? Boleh saja ada yang beranggapan seperti itu. Tapi masalah dipilih dan memilih adalah hak dari semua warga negara. Kebetulan ketika Pemilukada di OKU Timur kemarin itu calonnya hanya dua pasang. Kebetulan juga hanya Pak Marsyal dan Rustaman saja yang berani mencalonkan diri. Jadi salah besar kalau Pemilukada di OKU Timur dinilai tidak demokratis terbukti tingkat partisipasi pemilih sangat tinggi bahkan mendapat Piagam MURI.

 Ada rencana untuk membuat rekor baru lagi? Rencana ada. Tapi itu masih tergantung dengan masyarakat. Saya kira sekarang sulitlah untuk mendapatkan dukungan suara seperti yang telah kita dapat mencapai 94,56 persen.

Hj Percha Leanpuri, putri Anda sekarang ini duduk di kursi DPD RI. Apakah dari awal Anda sudah mengkader ia untuk jadi seorang politisi. Apakah itu tanda Anda telah mempersiapkannya sebagai penerus?  Kilas balik. Dari dulunya memang keluarga besar kita besar di dunia politik. Kakeknya menjabat Walikota Palembang (dari sebelah ibu, H Husni). Kakek dari sebelah ayah adalah mantan Pesirah. Kebetulan darah politik itu turunnya pada Percha. Lagian saya tidak pernah memaksakan. Ia sendiri yang berminat terjun ke dunia politik itu.

 Ada rencana untuk maju pada Pilgub Sumsel yang digelar pada 2013 sebagai calon gubernur? Pada dasarnya di setiap diri insan manusia itu telah diwarisi sifat kepemimpinan. Itu artinya kita secara pribadi harus tahu ukuran kewajaran. Urusan pantas atau tidak itu tergantung pada diri yang bersangkutan. Jadi intinya kita harus pandai-pandai mengukur diri. Terkait dengan Pilgub Sumsel, jika saya dikendaki masyarakat Sumsel dan diridhoi oleh Allah SWT untuk menjalankan amanat itu, why not? (mengapa tidak?)  Kalau boleh tahu sudah berapa penghargaan yang telah Anda terima sampai saat ini? Sampai dengan sekarang ini lebih dari 30 penghargaan yang sudah diterima.

Diantara penghargaan yang pernah diterima, yang mana menjadi favorit Anda atau paling disukai? Paling berkesan adalah Penghargaan Bintang Jasa Pratama dari Presiden RI. Alasannya karena penghargaan tersebut diberikan kepada Herman Deru secara pribadi.

 Ini adalah bentuk penghargaan terbesar yang pernah saya terima. Artinya selama ini hasil kerja saya mendapatkan nilai positif dari Presiden. (*)

Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
39684 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas