A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Intip Foto Bugil Siswi, Guru Dituntut - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Sriwijaya Post

Intip Foto Bugil Siswi, Guru Dituntut

Kamis, 23 September 2010 18:07 WIB

PENNSYLVANIA  - Seorang siswi, sebut saja namanya Lili, 17, berhasil memenangkan gugatan pengadilan dan meminta ganti rugi sebesar 33.000 dolar AS (Rp 297 Juta).

Lili dikeluarkan dari sebuah SMA di wilayah timur laut Pennsylvania akibat berpose telanjang dan menjadikan foto telanjangnya sebagai wallpaper ponsel miliknya.

Suatu hari, sebelum pelajaran dimulai Lili menggunakan ponselnya untuk berhubungan dengan pacarnya. Namun, belum selesai dia menghubungi sang pacar, keburu ponselnya disita.

Ponsel yang disita ini kemudian diserahkan kepada kepala sekolah. Secara sengaja kepala sekolah membuka gambar-gambar pose telanjangnya di ponsel milik Lili.

"Saat itu, pihak kepala sekolah mendapati sebuah pesan gambar kepada pacar Lili, namun belum sempat terkirim," kata penyidik.

Telepon dan gambar yang berada didalamnya adalam milik pribadi. Ada peraturan yang melarang siapapun yang bukan pemilik sah membuka atau melanggar privasi.

Menurut Lili, pose telanjangnya dibuat pada malam hari, sebelum ponsel tersebut disita guru.

"Gambar tesebut memang akan aku kirim pada pacarku, sebagai kejutan. Namun, belum sempat terkirim. Aku memang memiliki banyak pose telanjang, namun itu untuk koleksi pribadi," kata Lili.

Pihak kejaksaan memutuskan pejabat sekolah tersebut bersalah karena telah melakukan pelanggaran di wilayah privasi.

"Seorang guru sengaja menyita hak milik siswa sebelum kelas dimulai. Dia tidak hanya menyita barang milik siswa tersebut, tapi juga mengintip isi barang sitaan itu," kata Jaksa.

Padahal dalam peraturan yang disepakati di sekolah tersebut, siswa tidak diizinkan melakukan panggilan keluar atau menerima panggilan masuk saat pelajaran berlangsung.

Kesalah fatal yang dilakukan kepala sekolah mengkopi seluruh proses pembuatan foto-foto telanjang, saat Lili masih menggunakan pakaian lengkap hingga tampil bugil. Lalu, foto-foto tersebut disebarkan.

"Publikasi tersebut membuat Aku sangat takut dan traumatis. Aku sangat malu belajar di sekolah tersebut. Aku sangat malu bertemu dengan teman-teman, para guru dan polisi yang telah melihat pose telanjangku," kata Lili.

Menjawab tuntutan Jaksa, akirnya pihak sekolahan menempuh jalan damai. Pihak sekolah tetap menyangkal telah melakukan pelanggaran privasi, tetapi setuju untuk membayar ganti rugi tersebut.

"Pihak pejabat sekolah tidak berhak untuk melihat foto pribadi yang tersimpan dalam ponsel murid. Apalagi, mengkopi lalu mempublikasikan sehingga mempermalukan siswi tersebut," ujar Witold Walczak, direktur hukum bidang kebebasan sipil AS.

Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
47126 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas