Minggu, 19 April 2015

Ida Cs Dipaksa Masuk Lokalisasi

Selasa, 23 Maret 2010 19:22

PALEMBANG -  Tiga wanita asal Sukabumi, Jawa Barat, dipaksa melayani pria hidung belang di lokalisasi Teratai Putih, Kampung Baru. Awalnya korban diiming-imingi bekerja di kafe dengan gaji Rp 5 juta per minggu.

Wanita tersebut bernama Rena (18), Fika (18) dan Ida (33). Ketiganya warga Kecamatan Baros Sukabumi, Jawa Barat. Awalnya Ida yang pertama kali datang bekerja di Kampung Baru. Sudah dua minggu janda beranak lima ini bekerja di Cafe Bali Suka.

Ida diajak oleh seorang mami bernama Hani (38) untuk bekerja di tempat tersebut. “Waktu itu aku lagi bingung. Karena habis cerai dengan suami aku,” ujar Ida yang berwajah manis ini.

Dari Sukabumi menurutnya, Ida berangkat naik bus AKAP Lorena yang dibiayai oleh Hani. Setelah sampai di Palembang tepatnya di Kampung Baru, Ida terkejut karena harus melayani para lelaki hidung belang. Padahal, maminya mengatakan bahwa Ida bekerja di kafe dan hanya menemani pengunjung minum.

Sedangkan Fika dan Rena juga berangkat dengan bus Lorena dari Sukabumi. Mereka bekerja di kafe yang sama dengan Ida. Tetapi mereka diajak oleh Wayan (30) yang dipanggil papi. Namun mereka juga tidak betah berada di Kafe tersebut. Karena pelanggan juga meminta layanan seksual.

Menurutnya, selama di kafe tersebut, mami dan papinya baik. Tetapi mereka harus bekerja untuk membayar hutang ongkos dari Sukabumi dan biaya makan. Ida mengaku bahwa tarif yang dikenakan kepada pelanggan dalam setiap kali kencan Rp 150 ribu.

Rp 120 ribu untuk aku, sisanya punya mami untuk sewa kamar,” ujar Ida seraya menambahkan selama berhubungan seksual tidak menggunakan alat pengaman. Sehingga dia sedikit takut tertular penyakit.

Halaman12
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas