Berita Musirawas

27 Kepala OPD Pemkab Musirawas Ikuti Uji Kesesuaian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Sebanyak 27 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Musirawas mengikuti uji kesesuaian atau jobfit

27 Kepala OPD Pemkab Musirawas Ikuti Uji Kesesuaian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Sebanyak 27 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Musirawas mengikuti uji kesesuaian atau jobfit pejabat pimpinan tinggi pratama yang digelar mulai Kamis (16/5/2019) sampai Jumat (17/5/2019). Uji kesesuaian ini dilaksanakan BKPSDM Pemkab Musirawas bekerjasama dengan akademisi Unsri selaku tim penguji. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS-- Sebanyak 27 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Musirawas mengikuti uji kesesuaian atau jobfit pejabat pimpinan tinggi pratama.

Uji kesesuaian ini dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Musirawas bekerjasama dengan akademisi Universitas Sriwijaya (Unsri) selaku tim penguji.

Kepala BKPSDM Musirawas Rudi Irawan mengatakan, uji kesesuaian atau jobfit ini dilaksanakan selama dua hari. Sejak Kamis (16/5) sampai dengan Jumat (17/5/2019).

Adapun poin-poin yang ingin digali dari para kepala OPD ini antara lain menyangkut peminatan, motivasi, inovasi, karakter atau perilaku dan capaian kinerja.

Dikatakan Rudi Irawan, jobfit atau uji kesesuaian ini dilakukan untuk menggali potensi para pejabat dan membentuk SDM yang lebih handal dan makin memiliki kemampuan berinovasi.

Hasil dari jobfit ini nantinya, tim memberikan rekomendasi terhadap masing-masing pejabat, berdasarkan ring nilai yang diperoleh.

Dari uji kesesuaian atau jobfit ini akan terlihat mana pejabat yang memang mampu untuk menduduki jabatannya dan mana pejabat yang hanya menginginkan jabatan saja.

Dengan mengikuti uji kesesuaian ini lanjut Rudi Irawan, para pejabat akan mendapatkan banyak wawasan. Dan pejabat juga terbiasa menghadapi sesuatu hal, khususnya penilaian dan ebaluasi dalam berbagai hal yang spesifik.

"Intinya, jobfit ini dilaksanakan lebih kepada peningkatan SDM. Kemudian juga sebagai pemacu bagi para pejabat untuk terus belajar menyesuaikan diri dengan tugas dan posisi kerjanya. Saya pertegas, jobfit ini bukan alat untuk mutasi pejabat tapi merupakan sarana untuk belajar," kata Rudi Irawan, Jumat (17/5/2019).

===

Didiagnosa Idap Penyakit Serius, Hotman Paris Panggil 3 Anaknya, Harta Kekayaannya Minta Dibagikan

BREAKING NEWS: Pelaku Pembunuh Wiwik Wulandari Siswi SMP di Lubuklinggau Akhirnya Terungkap

Aming dan Evelin Nada Anjani Kembali Mesra, Evelin Sempat Dekat dengan Seorang Pria Asal Malaysia

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved