Liga Europa

Gegara Politik Panas, Pemain Arsenal Harus Absen di Final Liga Europa

Setidaknya 36 ribu orang meninggal dalam perang yang disebabkan oleh perebutan daerah Nagorno-Karabakh dan perbedaan etnis tersebut

Gegara Politik Panas, Pemain Arsenal Harus Absen di Final Liga Europa
lebuteur.com
Henrikh Mkhitaryan. 

SRIPOKU.COM - Pemain andalan Arsenal, Henrikh Mkhitaryan, sepertinya harus melupakan mimpinya tampil pada laga final Liga Europa.

Arsenal akan berhadapan dnegan sesama tim Liga Inggris, Chelsea, pada laga final Liga Europa musim ini.

Laga final ini rencananya akan dihelat di Stadion Olimpiade Ibu Kota Azerbaijan, Baku, pada 29 Mei mendatang.

Jelang laga nanti, Arsenal memiliki masalah yang sepertinya tak bisa diselesaikan soal Henrikh Mkhitaryan.

Jadi Bidikan Barcelona, Striker Arsenal Hanya Bisa Tersanjung

Chelsea vs Arsenal, All English Final Lagi Setelah 47 Tahun

Hasil Akhir Valencia vs Arsenal Liga Eropa, Diwarnai Hujan Gol The Gunners Lolos ke Final

Yang jadi masalah adalah Mkhitaryan berkewarganegaraan Armenia, ia adalah kapten timnas Armenia.

Armenia dan Azerbaijan adalah negara yang bersebelahan dan sama-sama bekas pecahan Uni Soviet.

Tetapi hubungan kedua negara sangat buruk, terutama karena perang Nagorno-Karabakh yang terjadi selama 6 tahun pada 1988 hingga 1994.

Setidaknya 36 ribu orang meninggal dalam perang yang disebabkan oleh perebutan daerah Nagorno-Karabakh dan perbedaan etnis tersebut.

Sejak saat itu kedua negara memiliki hubungan yang panas dan bahkan tak memiliki hubungan diplomatik.

Teranyar pada 2016 masih terjadi perang antara kedua negara dengan korban meninggal mencapai 350 orang.

Halaman
123
Editor: Adrian Yunus
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved