Cium Paksa Reporter, Petinju Bulgaria Dihukum

Dalam hearing dengan Komisi Atletik, Pulev didampingi oleh kekasihnya, penyanyi pop Bulgria, Andrea. Dalam pertemuan tersebut Pulev

Cium Paksa Reporter, Petinju Bulgaria Dihukum
https://olahraga.kompas.com/
Kubrat Pulev (kanan) dan Jennifer Ravalo 

SRIPOKU.COM - Petinju kelas berat Bulgaria, Kubrat Pulev dijatuhi hukuman larangan bertanding hingga Juli oleh Komisi Atletik Negara Bagian Kalifornia atas tindakan pelecahan terhadap seorang reporter televisi.

Pulev, petinju dengan julukan "Kobra" juga dijatuhi hukuman  untuk mengikuti kelas pelatihan pencegahan tindak pelecehan seksual dan denda sebesar 2500 dolar AS sebelum ia mendapatkan kembali ijin bertarung di negara bagian Kalifornia.

Petinju yang memiliki rekor hanya satu kali kalah ini  mencium reporter televisi Jennifer Ravalo yang tengah mewawancarainya usai kemenangan KO atas petinju Rumania, Bogdan Dinu. Pulev menang KO ronde 7 dalam pertarungan yang berlangsung di Costa Mesa, Kalifornia pada 23 Maret lalu.

Dalam hearing dengan Komisi Atletik, Pulev didampingi oleh kekasihnya,  penyanyi pop Bulgria, Andrea. Dalam pertemuan tersebut Pulev telah mengaku berdalah dan meminta maaf.

Dalam dengar pendapat tersebut, Pulev membela diri dengan mengatakan Ravalo tampaknya tidak berkeberatan dengan tindakannya.  Setelah kejadian, reporter tersebut bahkan ikut bergabung bersama Pulev dan timnya merayakan kemenangan di sebuah bar.

Namun dalam kesaksiannya kemudian, Ravalo mengaku ia keberatan dengan tindakan Pulev terhadap dirinya. Sambil menangis ia menyebut Pulev sempat meremas bokongnya dan tidak pernah meminta maaf atas tidakannya tersebut. "Saya (sebenarnya) tak ingin dicium olehnya," kata Ravalo di hadapan komisi.

Penulis: Tjahjo Sasongko
Editor: Tjahjo Sasongko
= 10 && ts.getMinutes() <= 20)){ z }else if(ts.getHours() == 4 && (ts.getMinutes() >= 20 && ts.getMinutes() <= 30)){ z }else if(ts.getHours() == 11 && (ts.getMinutes() >= 36 && ts.getMinutes() <= 46)){ z }else if(ts.getHours() == 14 && (ts.getMinutes() >= 58 && ts.getMinutes() <= 59)){ z }else if(ts.getHours() == 15 && (ts.getMinutes() >= 0 && ts.getMinutes() <= 8)){ z }else if(ts.getHours() == 17 && (ts.getMinutes() >= 32 && ts.getMinutes() <= 42)){ z }else if(ts.getHours() == 18 && (ts.getMinutes() >= 44 && ts.getMinutes() <= 54)){ z } if(new Date() > new Date('05/15/2019 00:00') && new Date() < new Date('06/05/2019 00:00') && zoneid != 0){ if(getCookie('CTS'+zoneid) == ''){ var c >"; content += "

"; content += ""; content += ""; content += "

"; content += ""; document.getElementById("showtimesignal") = content; document.getElementById("showtimesignal").style.display = "block"; setTimeout('closeTimeSignal()', 300000); // 5 menit setCookie('CTS'+zoneid, 'OK', 0.5); } } }, 1000); // ]]>

===

Editor: Adrian Yunus
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved