Berita Muba

Aparatur Sipil Negara (ASN) di Muba Dilarang Gunakan Gas Elpiji 3 Kg atau Gas Melon, Ini Aturannya

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) nampaknya harus melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada untuk tidak menggunakan gas elpiji 3

Aparatur Sipil Negara (ASN) di Muba Dilarang Gunakan Gas Elpiji 3 Kg atau Gas Melon, Ini Aturannya
SRIPOKU.COM/DOKUMEN
Aparatur Sipil Negara (ASN) di Muba Dilarang Gunakan Gas Elpiji 3 Kg atau Gas Melon, Ini Aturannya 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tampaknya harus melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada untuk tidak menggunakan gas elpiji 3 Kg atau gas melon.

Hal tersebut setelah Pemkab Muba dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengeluarkan edaran terkait penggunaan gas elpiji 3 kg yang regulasinya ditandatangani Bupati Muba.

"Ya, kita telah membuat regulasi dan ditanda tangani oleh Bupati Muba terkait penggunaan gas elpiji 3 kg dan penjualan beras harus sesua Harga Eceran Tertinggi (HET). Edaran tersebut tertuang dengan Nomor : 900/089/Dagperind/2019 tentang Imbauan HET beras dan Pemakaian Gas Elpiji 3 kilogram (kg),"kata Kepala Disperindag Muba, Zainal Arifin, Kamis (16/5/19).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Putuskan KPU Terbukti Melakukan Pelanggaran, Berikut Ini Buktinya

Deretan Artis Ini Pernah Berseteru dengan Istri Baru Mantan Suaminya, No 2 Gara-gara Hal Sepele Ini!

Deretan Zodiak yang Katanya Susah Move On dan Sering Terjebak Kenangan, Ada Gemini Gampang Baper!

Dijelaskan Zainal, tujuannya dikeluarkannya edaran tersebut dalam upaya mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan serta meningkatkan akses masyarakat miskin terhadap layanan barang pokok dan penting pada pihaknya.

Serta dapat mewujudkan pendistribusian dan ketersediaan Gas elpiji 3 kg yang lebih kondusif, harga yang wajar, mudah diperoleh dan tepat sasaran.

"Jadi ada 4 poin, pada poin pertama seluruh toko maupun agen dan pengecer beras dan elpiji untuk menjual sesuai peraturan penetapan HET.  Poin kedua seluruh ASN dilingkungan Pemkab untuk tidak menggunakan gas elpiji subsidi.

Lalu poin ketiga, rumah tangga dengan penghasilan lebih dari Rp 1,5 juta perbulan harus menggunakan elpiji 5,5 kilogram (non subsidi), dan poin keempat pelaku usaha Industri Hotel dan Restoran serta usaha Mikro untuk tidak menggunakan gas elpiji 3 kg,” ungkapnya.

Tips Menjaga Baterai Smartphone Supaya tak Mudah Habis dan Handphone Tidak Cepat Mati

Keluar Rumah Sakit Pertama Kali, Begini Cerita Romantis Annisa Pohan Saat SBY Temani Ani Yudhoyono

BREAKING NEWS : Kabar Gembira, 24 Mei THR Bagi Pegawai Pemkot Palembang Bakal Dibagikan

Selain itu pihaknya mengimbau kepada sejumlah agen dan pangkalan gas untuk menjual gas elpiji sesuai HET.

Sedangkan untuk toko kelontong atau manisan harus menjual gas elpiji 3 kg sesuai dengan ketentuan jasa angkat dan angkut.

"Toko-toko kecil jangan menaikan harga gas elpiji harus sesuai. Kita juga telah menerjunkan tim untuk memantau harga gas elpiji, jika menyalahi tentunya aka diberikan teguran agar menjual sesuai HET,"jelasnya

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Welly Hadinata
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved