Sepuluh Tenda Pasar Bedug Roboh Disapu Angin Kencang

Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sekitar pukul 14.30 menyebabkan Sekitar 10 tibang tenda kuliner di Pasar Bedug Baturaja roboh

Sepuluh Tenda Pasar Bedug Roboh Disapu Angin Kencang
Sripoku.Com/LENI JUWITA
enda pasar bedug Baturaja roboh dalam musibah hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Rabu (15/5/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM.BATURAJA---Sekitar 10 tibang tenda kuliner di Pasar Bedug Baturaja roboh akibat disapu angin kencang  Rabu (15/5/2019) menjelang sore.

Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sekitar pukul  14.30 tersebut membuat pedagang pasar bedug panik dan berlarian mencari tempat berlindung yang lebih aman. Suara angin disertai tenda yang berayun-ayun sebelum roboh betul-betul membuat pedagang panik dan berlarian menyelamatkan diri ketempat aman.

Tenda yang roboh  posisinya di Jalan Gadjah Mada pas berseberangan dengan Kantor Telkom Baturaja hingga kearah Kantor Pos sebanyak 10 tibang  .  Sedangkan tenda yang posisinya berada dari depan kantor Telkom ke arah BNI aman tidak ada yang roboh.

Pantauan dilapangan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini namun barang dagangan ada diantaranya yang tidak bisa diselamatkan. Para pedagang yang panik membiarkan dagangannya terbuka dan  kehujanan sehingga banyak dagangan yang rusak.

Belum diketahui kerugian pedagang akibat musibah angin kencang dan hujan deras mengakibatkan tenda roboh. Suasana saat hujan deras disertai angin  kencang betul-betul mengerikan, pedagang yang masih bisa menyelamatkan dagangannya memindahkan jualannya ke meja-meja yang aman dari hujan. Kebetulan hujan disertai angin  kencang ini terjadi pukul 14.30, sehingga masih banyak pedagang yang belum datang ke pasar bedug dan belum mengisi lapaknya.

Lapak yang kosong dibagian yang tidak terkena hujan ini sementara diisi oleh pedagang yang lebih dahulu datang untuk mengamankan jualdan dari guyuran hujan. Kepanikan juga terjadi pada calon pembeli yang ingin belanja kebutuhan berbuka puasa, banyak diantaranya membatalkan niat belanja dan memilih pulang karena cuaca ekstrem.

“ Ai balek bae, ngeri aku nyingok angin kencang dan tenda-tenda pada roboh,” ujar salah seorang ibu rumah tangga seraya berlari menuju mobilnya.    

Terpisah Kabag Humas dan Protokol Pemda OKU Feri Iswan AP MAP yang dikofnrimasi mengatakan akibat pengaruh cuaca ekstrem ada 10 tibang tenda yang roboh.” Sudah dilaporkan dan tim dari Dinas Koperasi sudah turun kelokasi,” kata Feri seraya menambahkan sudah magrib ini petugas akan memperbaiki tenda yang roboh sehingga pedagang pasar bedug bisa berjualan lagi. (eni)

Penulis: Leni Juwita
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved