Berita Muaraenim

Sekujur Tubuh Ibu Rumah Tangga di Muaraenim Ini Babak Belur Diduga Akibat Dicekik dan Dipukuli Suami

Sekujur Tubuh Ibu Rumah Tangga di Muaraenim Ini Babak Belur Diduga Akibat Dicekik dan Dipukuli Suami

Sekujur Tubuh Ibu Rumah Tangga di Muaraenim Ini Babak Belur Diduga Akibat Dicekik dan Dipukuli Suami
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Herlina Wati (36) warga Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, babak belur dipukuli oleh suaminya Hendra Rusbianto (37) di rumahnya di Dusun V, Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, Selasa (14/5/2019). 

Sekujur Tubuh Ibu Rumah Tangga di Muaraenim Ini Babak Belur Diduga Akibat Dicekik dan Dipukuli Suami

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Cekcok mulut, Herlina Wati (36) warga Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, babak belur diduga dipukuli oleh suaminya HR (37) di rumahnya di Dusun V, Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, Selasa (14/5/2019).

Informasi yang berhasil dihimpun Sripoku.com, kejadian tersebut berawal ketika korban pulang ke rumah.

Tiba-tiba tersangka bertanya dan langsung marah-marah kepada korban dan korban menjawab sehingga terjadilah cekcok mulut dan membuat tersangka emosi lalu mencekik leher dan memukuli korban sehingga korban mengalami luka kaki tangan dan leher.

Bahkan untuk menakuti korban, tersangka mengayunkan dan mengancam korban dengan satu buah gunting untuk ditikamkan ke arah korban.

BREAKING NEWS: Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Aliran Sungai Musi Muba

BREAKING NEWS : 29 Incumbent Kembali Dapat Kursi, Berikut Daftar 75 Nama Caleg Terpilih DPRD Sumsel

Kronologi Penembakan terhadap Aiptu Yashubi, Bhabinkamtibmas Polsek Plaju Palembang

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar di sekujur tubuhnya kemudian melaporkan ke Polsek Rambang Lubai.

Setelah menerima laporan korban anggota Reskrim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka yang masih berada di rumahnya Dusun V, Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, tanpa ada perlawanan dan langsung diamankan di Polsek Rambang Lubai guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Humas Polres Muaraenim Ipda Yarmi, pihaknya telah mengamankan tersangka bersama barang bukti satu buah gunting.

Untuk modus diduga masalah ekonomi.

Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 44 ayat (1) Undangan Undang 23 tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved