Berita Banyuain

Tidak Terima Showroom Motornya Minta Dikosongkon, Pemilik Showroom Mengamuk, Dua Warga Betung Tewas

Bos Shoowroom Motor Rizky, Andina (39) warga Jalan Palembang-Betung Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung, mengamuk dan Menewaskan dua warga.

Tidak Terima Showroom Motornya Minta Dikosongkon, Pemilik Showroom Mengamuk, Dua Warga Betung Tewas
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Polisi ketika mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) atas perkelahian antara Bos Shoowroom Motor Rizky, Andina dengan Suparman Jaya alias Supen (36) dan Jamaludin alias Udin (46) di Jalan Pelambang-Betung Banyuasin. 

Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, BANYUASIN- Bos Shoowroom Motor Rizky, Andina (39) warga Jalan Palembang-Betung Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung, nekat membunuh dua orang sekaligus secara tragis.

Menurut informasi, Minggu (12/5/2019) peristiwa berdarah tersebut yang menyebabkan nyawa, Suparman Jaya alias Supen (36) dan Jamaludin alias Udin (46) yang harus merenggang nyawa di tangan Andina. Karena selisih paham yang berbuntut perkelahian.

Kedua korban merupakan warga Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung, salah satu korban yakni Supen adalah adik kandung anggota DPRD Banyuasin yang meninggal dunia setelah berkelahi hingga tubuhnya dihujani tusukan hingga tersungkur.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk mengatakan, kejadian itu terjadi, Sabtu (11/5/2019) menjelang sore.

Diduga pelaku, Andina merasa tidak senang disuruh oleh korban, Supen mengosongkan showroom motor yang di kontraknya.

Sedangkan pelaku merasa telah menyewa tempat usaha tersebut selama 5 tahun, baru berjalan 2,5 tahun masih sisa 2,5 tahun lagi.

Ibu-Ibu Bhayangkari Polres OKU Selatan Berbagi Takjil Kepada Pengendara di Bumi Agung Muaradua

KPU Sumsel Tolak Rekomendasi Bawaslu Mencocokan DA1 dengan C1 Surat Suara DPR RI, Ini Alasannya

Kukuhkan 1000 Lebih Petugas P2UKD dan P2UKK se- OKU Raya, Herman Deru Inginkan Sumsel Religius

Sedangkan korban Supen merasa telah membeli tanah showroom sehingga korban Supen ingin segera pelaku keluar dari tempat itu.

Sebab perselisihan paham inilah terjadi perkelahian antara pemilik showroom, Andina dengan Supen dan Udin yang kini meninggal dunia akibat benda tajam.

"Informasinya seperti itu, bahwa pelaku dipaksa untuk mengosongkan tempat usahanya oleh kedua korban," kata Kapolres padahal tempat usaha itu dikontrak selama 5 tahun dan masih tersisa 2,5 tahun.

Ditambahkan Kapolsek Betung AKP Nazirudin SH MSi didampingi Kanit Reskrim Ipda Ammukminin, Jamudin alias Udin mengalami luka robek sebanyak 11 liang dibagian perut sebanyak 4 luka robek, kening sebanyak 1 luka robek, kepala sebanyak 3 luka robek, punggung sebanyak 2 luka robek, pergelangan tangan 1 luka robek.

Sementara rekannya hanya memar di bagian kelopak mata sebelah kanan dan keluar darah dari hidung, mulut dan telinga hingga kedua tewas dalam perawatan.

"Pihak keluarga korban Suparman dan Jamudin sepakat tidak dilakukan autopsi dan hanya dilakukan visum di Puskesmas Betung," ujar Kapolsek.

"Kami sudah melakukan olah TKP, sedangkan pelakunya berhasil diamankan," tegas Kapolsek seraya berharap pihak keluarga jangan melakukan hal yang lain. Pihak kepolisian segera melakukan tindakan tegas atas kasus pembunuhan ini.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved