Tiga Desa Belum Cair Dana Desa

Rp 59 Milyar Dana Desa Telah Dikucurkan di Banyuasin, 3 dari 288 Desa Belum Cair Karena Hal Ini !

Ke-3 desa yang terhambat kini masih dalam proses pemeriksaan oleh APIP (Inspektorat Banyuasin), kalau tidak ada masalah dalam laporan mereka sudah bis

Rp 59 Milyar Dana Desa Telah Dikucurkan di Banyuasin,  3 dari 288 Desa  Belum Cair Karena Hal Ini !
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Joni Gunawan Kabid Keuangan DPMD Banyuasin ketika mensosialisasikan terkait kemajuan pembangunan desa 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN – Pemerintah Pusat telah mentransfer dana desa (DD) tahap pertama pada tahun 2019 sebesar 20 persen ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.

Kucuran dana sebesar Rp 59 milyar tersebut yang diperuntukan untuk pembangunan di 288 desa dalam Kabupaten Banyuasin pada sepekan yang lalu.

"Sudah dikucurkan ke daerah, seluruh desa sebagian telah mencairkan di via bank," kata Joni Gunawan Kabid Keuangan DPMD Banyuasin, Jumat (10/5/2019).

Ada kenaikan 10 persen dari besaran dana desa tahun lalu yang diterima desa jika ditotalkan mencapai Rp 299 Milyar. Hanya besaran dana setiap desa tidak sama disesuaikan aturan.

"Dana 20 persen itu diperuntukkan kegiatan pemberdayaan dan infrastruktur sesuai dengan rencana yang ada di APBDes. Selanjutnya tahap kedua dan ketiga sebesar 40 persen," ujar Joni.

Masih kata Joni, sayangnya ada 3 dari 288 desa yang ditunda, karena belum menyampaikan laporan melalui Siskuedes pengunaan anggaran kegiatan tahun lalu.

"Dari 288 desa dan keluarahan ada 3 desa yang belum menyampaikan laporan siskuedes. Sehingga dana pembangunannya terlambat," tutur Joni.

Sementara permintaan anggaran DD yang disusun melalui APBDes 2019 tidak ada kendala. "Ke-3 desa yang terhambat kini masih dalam proses pemeriksaan oleh APIP (Inspektorat Banyuasin), kalau tidak ada masalah dalam laporan mereka sudah bisa dicairkan," terangnya.

Sementara Kepala Irkab Banyuasin Subhan Suryansyah sayangnya belum bisa menjelaskan tiga desa yang diperiksa APIP tersebut.

"Desa yang kami periksa ini banyak jadi belum bisa jawab," katanya singkat.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved