News Video Sripo

Video Pengakuan Saksi Partai Nasdem Empatlawang Ungkap Dugaan Penggelembungan Suara

Suprianto membeberkan jumlah perolehan suara partai yang diduga mengalami penggelembungan yaitu pada PKPI yang sebelumnya perolehan suaranya 0 menjad

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kericuhan terjadi di Kantor KPU Empatlawang beberapa hari lalu pemicunya karena adanya dugaan penggelembungan suara.

"Kericuhan yang terjadi di Empatlawang itu salah satu penyebabnya adalah penggelembungan suara, dimana prosesnya sangat buruk sekali dikarenakan DA1nya sangat banyak sekali diubah menggunakan tipe X, yang mana ini merugikan kami," ujar saksi Partai Nasdem, Suprianto kepada Sripoku.com, Kamis (9/5/2019).

Dikatakan Suprianto, hal itu terjadi di Lintang Kanan, Empatlawang yang TPSnya terdiri dari 116 TPS, suaranya digelembungkan lewat surat suara yang tak terpakai.

Suprianto membeberkan jumlah perolehan suara partai yang diduga mengalami penggelembungan  yaitu pada PKPI yang sebelumnya perolehan suaranya 0 menjadi 800 suara.

Kemudian Partai Hanura yang sebelumnya 502 menjadi 1051 suara.

Selanjutnya PAN dari 4700 menjadi 6908, sedangkan  dari Partai Nasdem tidak berubah suaranya.

Suprianto berharap pada rapat pleno yang dipindahkan ke KPU Sumsel ini bisa mendapatkan keadilan kalau perlu minta penghitungan ulang, karena baginya partainya sangat dirugikan dalam hal ini.

Sementara itu, Ketua KPU Sumsel, Kelly Mariana mengatakan saat rapat yang dilaksanakan di lantai 1 KPU Sumsel akan menyelesaikan permasalahan tersebut sesuai aturan yang berlaku.

"Kami hari ini akan melihat permasalahannya dulu dimana dan baru akan kami selsesaikan permasalahan yang diajukan para saksi sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Akibat kericuhan di KPU Empatlawang beberapa hari lalu, akhirnya proses penghitungan suara di KPU Empatlawang dipindahkan ke KPU Sumatera Selatan.

Penulis: Haris Widodo
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved