Ramadan 2019

Cara Aman Berpuasa bagi Penyandang Diabetes

Umat muslim diwajibkan untuk berpuasa. Namun, ada pengecualian untuk mereka yang menderita sakit, termasuk bagi penyandang diabetes atau kencing manis

Cara Aman Berpuasa bagi Penyandang Diabetes
Tokopedia
Ilustrasi - Menu untuk penderita diabetes. 

SRIPOKU.COM - Umat muslim diwajibkan untuk berpuasa. Namun, ada pengecualian untuk mereka yang menderita sakit, termasuk bagi penyandang diabetes atau kencing manis.

Meski begitu, sebagian penyandang diabetes (diabetesi) memutuskan untuk tetap melakukan puasa.

Komplikasi, Bisa Terjadi pada Penyandang Diabetes

Tips Puasa Bagi Pengidap Penyakit Diabetes, Perhatikan Hal Penting Ini

Agar ibadah puasa tidak memperburuk kondisi penyakit, penyandang diabetes sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter untuk memastikan kondisi penyakitnya terkendali. Idealnya pemeriksaan dilakukan satu atau dua bulan sebelum puasa.

Mereka yang boleh berpuasa adalah yang risiko penyakitnya rendah, yakni kadar gula darah HbA1C-nya selalu baik dan selalu terkontrol.

Menurut Dr Satish Koul, puasa bagi penderita diabetes membuat mereka berisiko mengalami kadar gula darah terlalu rendah (hipoglikemia), terlalu tinggi (hiperglikemia), dehidrasi, dan komplikasi lain.

"Selama berpuasa, sistem tubuh kita mengalami banyak hal dan itu tergantung pada durasi puasa yang kita lakukan secara berkelanjutan," ucap Koul.

Jika periode puasa lebih lama dari 12 jam, risiko mengalami penurunan dan peningkatan glikogen (cadangan glukosa).

Sebagian besar pasien yang melakukan puasa berada kondisi tubuh yang rendah glikogen saat sore hari, di mana ketogenesis terjadi.

Penting untuk memilih menu yang sehat saat berbuka puasa dan melakukan pemeriksaan kadar gula secara rutin.

Memahami identifikasi gejala gula darah tinggi dan terlalu rendah juga sangat penting selama puasa.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved