Popok Bayi Sekali Pakai Menyebabkan Tulang Kaki Menjadi bengkok? Ini Jawabannya

Selain karena harganya yang cukup mahal, para ibu juga khawatir dengan risiko iritasi yang ditimbulkan dari popok bayi sekali pakai.

Popok Bayi Sekali Pakai Menyebabkan Tulang Kaki Menjadi bengkok? Ini Jawabannya
sripoku.com/herwis
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM-- Sampai saat ini, masih banyak para ibu yang ragu untuk menggunakan popok bayi sekali pakai.

Selain karena harganya yang cukup mahal, para ibu juga khawatir dengan risiko iritasi yang ditimbulkan dari popok bayi sekali pakai.

Bahkan, tak sedikit yang termakan mitos bahwa popok bayi sekali pakai dapat menyebabkan tulang kaki menjadi bengkok.

Benarkah seperti itu?

Melansir dari kompas.com, tulang tungkai yang tampak melengkung pada bayi sebenarnya adalah kondisi yang normal.

Tanda-Tanda Seseorang Akan Menemui Ajalnya 23 Jam Kedepan Menurut Hasil Penelitian Para Dokter

HATI-HATI, Duduk Terlalu Lama Saat Kerja di Kantor Bisa Menyebabkan Hilang Ingatan

Lebih Baik Jangan Dilakukan, Minum Air Es Saat Berbuka Puasa Berdampak Buruk Pada Kesehatan

Ilustrasi
Ilustrasi (SRIPOKU.COM/HERWIS)

Semua bayi yang baru lahir, kakinya memang tampak bengkok ke dalam karena selama 9 bulan mereka meringkuk di dalam rahim yang sangat terbatas ruangnya.  

Menurut dr Rosalina Dewi Roeslani, SpA (K), kaki bayi akan mulai membaik saat mereka mulai belajar berjalan di usia 18 bulan dan benar-benar hilang pada usia 4-6 tahun.

"Dalam ilmu kedokteran tulang kaki di tungkai bawah yang bengkok itu disebut dengan bowleg atau genu varum. Penyebabnya bisa karena faktor trauma, tumor, atau infeksi, bukan disebabkan karena pemakaian popok bayi sekali pakai," ujar dr. Rosalina.

Mengutip dari babycenter.com, jarang sekali bowleg disebabkan oleh kekurangan vitamin D (sering disebut rakhitis), atau kondisi yang disebut penyakit Blount, gangguan tulang yang memengaruhi tulang kering.

Bahkan lebih jarang lagi, bowleg disebabkan oleh kelainan genetik yang langka.

Halaman
12
Editor: ewis herwis
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved