Ramadan 2019
Tanda Amalan Puasa Ramadhan Anda Diterima Allah atau Tidak? Coba Perhatikan 6 Hal Penting Ini
Tanda Amalan Puasa Ramadhan Anda Diterima Allah atau Tidak? Coba Perhatikan 5 Hal Penting Ini
Penulis: fadhila rahma | Editor: Sudarwan
Tanda Amalan Puasa Ramadhan Anda Diterima Allah atau Tidak? Coba Perhatikan 6 Hal Penting Ini
SRIPOKU.COM - Bulan Ramadhan tinggal menunggu hitungan hari lagi.
Sebagai umat muslim tentunya Ramadhan menjadi ibadah untuk berlomba-lomba melakukan berbagai macam amal kebaikan.
Berpuasa sebulan penuh, membaca Alquran, shalat malam dan berinfak lebih di bulan Ramadhan dengan berharap amalan tersebut diterima oleh Allah dan balasan pahala yang sangat besar.
Perlu diketahui bahwa seorang muslim tidak boleh terlalu percaya diri dan yakin bahwa amal ibadahnya pasti diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
• Bacaan Niat Makan Sahur Puasa Ramadhan dan Waktu Sahur Puasa Ramadan yang Tepat Menurut Rasulullah
• Jalani Ramadan Pertama, Roger Danuarta Ngaku Deg-degan Hingga Bongkar Fakta Tersembunyi Ini
• Inilah 10 Ucapan Menyambut Ramadan 2019, Cocok Dibagikan Kepada Keluarga dan Kerabat
Lalu apakah yang menjadi tolak ukur keberhasilan atau tidaknya kita di bulan Ramadhan?

Berhasil atau tidaknya kita di bulan Ramadhan dapat dilihat melalui tanda-tanda berikut ini:
1. Ikhlas
Sikap ikhlas beramal merupakan salah satu tanda keberhasilan atau tidak orang itu melalui bulan Ramadhan.
Jika setelah Ramadhan ia berubah menjadi lebih Ikhlas dalam segala hal dan menerima apa-apa yang sudah ditakdirkan oleh Allah taala sampai bertemu Ramadhan yang akan datang, maka Ia berhasil melalui Ramadhan tahun ini, dan amal ibadahnya selama bulan Ramadhan diterima Allah taala.
•
Niat Shalat Tarawih yang Benar dalam Bahasa Arab, Latin dan Arti serta Tata Cara Sholat Tarawih
•
Niat Puasa yang Benar dalam Bahasa Arab, Latin dan Arti, Lengkap dengan Dosa Tinggalkan Puasa
•
Jelang Ramadan Harga Komoditas Melonjak Tinggi, Pemerintah Bakal Impor Bawang Putih dari Cina
2. Semakin rajin dalam beramal kebaikan
Jika selama bulan Ramadhan ia melakukan semua amal ibadah dan tetap melakukannya di luar bulan Ramadhan serta dapat mempertahankannya bahkan amal ibadahnya jauh lebih meningkat setelah bulan Ramadhan.
Maka orang seperti ini Allah terima amal ibadah Ramadhannya.
3. Bertaubat dan selalu ingin bertaubat
Jika sebelum memasuki bulan Ramadhan ia bertaubat dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan jahat dan sia-sia yang pernah ia lakukan hingga sampai memasuki bulan Ramadhan.