El Nino Aktif Saat Puasa, Suhu Mencapai 35 Derajat Celcius, Sahur Banyak Minum Air Putih

Fenomena cuaca El Nino dinyatakan aktif. Hal ini berdasarkan analisa dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) SMB II, yang menyatakan

El Nino Aktif Saat Puasa, Suhu Mencapai 35 Derajat Celcius, Sahur Banyak Minum Air Putih
BMKG
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Fenomena cuaca El Nino dinyatakan aktif. Hal ini berdasarkan analisa dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) SMB II, yang menyatakan kemarau tahun ini memang posisi El Nino aktif.

"Meskipun posisi El Nino aktif, tapi kami menghimbau masyarakat jangan khawatir. Karena untuk di Sumsel yang lebih dominan itu pengaruh dari Samudra Hindia," ujar Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II, Bambang Beny Setiaji, usai Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan, Kebun, dan Lahan (Karhutbunla) di Ruang Rapat Posko Karhutla Provinsi Sumsel di Kantor BPBD Provinsi Sumsel, Kamis (2/5).

Berita Palembang: Diprediksi 2019 Potensi Karhutla Tinggi, Imbas Fenomena El Nino Meningkat

Dampak El Nino Lemah, Musim Hujan di Sumsel Diprediksi Mundur

Lebih lanjut ia mengatakan, sejauh ini suhu masih normal dan tidak ada potensi panas El Nino. Sebab El Nino bukan faktor utama untuk menentukan iklim di Sumsel karena ada faktor secara global lainnya.

"Untuk musim kemarau diprediksi mulai awal Mei atau dasarian satu. Sedangkan puncak kemarau diprediksi Agustus sampai September mendatang," katanya.

Menurutnya untuk potensi El Nino belum diketahui seberapa panasnya. Namun memang sudah aktif. Untuk sekarang suhu masih normal di 27-28 derajat celcius. Biasanya paling tinggi di 35 derajat celcius.

"Secara atmosfer monsum barat dan timur masih bertabrakan di ekuator, jadi ini masih peralihan. Himbaunya kepada masyarakat tetap waspada terhadap kekeringan dan kondisi panas dari pagi hingga sore, apalagi ini jelang puasa. Jadi nanti saat sahur minum yang banyak agar tidak dehidrasi," pesannya.

Sementara itu ditempat yang sama Komandan Korem (Danrem) 044 Garuda Dempo (Gapo) sekaligus sebagai Dansatgas Karhutla Kol Arhanud Sonny Septiono mengatakan, bahwa 1 April sampai 1 Oktober mendatang sudah ditentukan sebagai Siaga Karhutla.

"Jadi ini kita rapat untuk menyamakan presepsi. Ini juga sebagai early warning atau wake up call saya kepada satuan jajaran saya, bahwa sebentar lagi kita akan menghadapi karhutla. Jadi posko-posko yang ada agar segera diaktifkan lagi," katanya.

Menurutnya, masing-masing satuan sudah melakukan tugasnya masing-masing seperti membuat sekat kanal dan lain-lain. Bahkan kedepan ia akan mengecek secara langsung kesiapannya, apakah alat-alatnya berfungsi atau tidak. Selain itu juga terus dilakukan patroli setiap hari.

"Kalau dilihat sekarang potensinya memang ada el nino dan rawan karhutla, tapi kita berharap tidak seperti itu. Namun kita tetap antisipasi dan waspada mulai dari Juli, Agustus dan September," ungkapnya.

Menurutnya, selain alam penyebanya karhutla ini prilaku manusia dan perusahan. Untuk itu masyarakat dan perusahan sudah diberikan sosialisasi. "Semoga apa yang telah kita lakukan mudah-mudahan bisa meminimalisir karhutla," tutupnya. (nda-TS)

====

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved