Pemilu 2019

Ada Upaya Intimidasi Ubah Rekap, Oknum Caleg Berupaya Gelembungkan Suara

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan, kondisi di Sumsel pasca pencoblosan masih kondusif. Meski, tak dipungkiri menurut jenderal b

Ada Upaya Intimidasi Ubah Rekap, Oknum Caleg Berupaya Gelembungkan Suara
SRIPOKU.COM/Zaini
KEBANJIRAN - Petugas PPK dan PPS Kecamatan Bukit Kecil, terpaksa menghentikan sementara rekapitulasi perhitungan suara, karena halaman Kantor Kecamatan Bukit Kecil yang digunakan digenangi air pascahujan deras, Kamis (25/4/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan, kondisi di Sumsel pasca pencoblosan masih kondusif. Meski, tak dipungkiri menurut jenderal bintang dua ini ada upaya pihak yang mengintimidasi PPK untuk mengubah angka rekapulasi hasil perhitungan.

"Kami antisipasi dengan mengamankan logistik pemilu di PPK dengan menerjunkan minimal 10 polisi. Tak hanya mengamankan logistik pemilu saja, kami mengamankan penghitungan rekapitulasi jangan sampai ada penyelewengan baik sengaja atau mungkin upaya pihak lain melakukan intimidasi merobah angka dan sebagainya. Ini kami kawal betul, jangan sampai ada kecurangan," ujarnya, Kamis (25/4).

PPK Kecamatan IT I Palembang Dilarikan ke UGD,Penghitung Suara yang Meninggal di Sumsel Jadi 8 Orang

KPPS Banyak yang Tumbang, Gubernur Intruksikan Bupati dan Wako Segera Terjunkan Tim Kesehatan

Kapolda Sumsel juga mengungkapkan, beberapa tempat dari informasi yang diperolehnya memang dari caleg ada berupaya melakukan penggelembungan suara. Namun, upaya itu tidak bisa dilakukan karena memang data yang dimasukan bila salah maka tidak akan masuk.

Terlepas dari itu, jenderal bintang dua ini sudah menegaskan untuk seluruh jajarannya agar terus mengawal proses rekapitulasi agar celah-celah kecurangan tidak muncul. Dengan kata lain, antisipasi kecurangan juga dapat dilakukan.

"Ini terjadi cendrung di satu partai, untuk melakukan penggelembungan. Tetapi upaya itu tidak bisa dilakukan, karena saat entri data biasanya tidak bisa masuk. Saya juga mendapat laporan, ada PPK diancam dan ada upaya meminta PPK mengubah data. Untungnya PPK tidak takut dan melaporkan hal itu sehingga Insyalah aman tidak ada apa-apa," ungkapnya.

Kapolda juga mengungkapkan, sebelum pencoblosan dan pasca pencoblosan sellau berkeliling melakukan pengecekan. Dari hasil pengecekan, secara umum Sumsel aman. Karena, sejauh ini tidak ada gangguan keamanan yang menonjol dan diharapkan juga masyarakat untuk tetap menjaga keamanan.

"Saya juga mengajak teman media untuk menciptakan kondisi yang kondusif. Untuk para caleg, mari bersama para caleg dan paslon percayakan dengan KPU yang menjalanka tugas mereka sebaik baiknya dengan tetap kita awasi," jelas Kapolda.

Meski has quick count telah keluar, namun untuk finalnya masih ada hitungan ril dari KPU. Makanya, saat proses inilah harus tetap diawasi bersama-sama agar bisa berjalan baik tanpa ada kecurangan.

Kondisi Sumsel yang aman dan kondusif saat ini, diharapkan untuk terus dijaga. Masyarakat diminta untuk tidak termakan isu-isu provokatif dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab hanya untuk memecah belah dan membuat suasana panas.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara terus mengimbau masyarakat di setiap ia berkunjung ke daerah-daerah. Karena, menurutnya selama ini masyarakat Sumsel sangat mencintai damai.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved