Berikut Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW Untuk Dilaksanakan Saat Maghrib
Masuk Waktu Maghrib, Berikut Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan Nabi SAW Untuk Dilaksanakan Saat Maghrib
Penulis: Feny Maulia Agustin | Editor: Welly Hadinata
Masuk Waktu Maghrib, Berikut Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan Nabi SAW Untuk Dilaksanakan Saat Maghrib
SRIPOKU.COM - Dalam Islam diajarkan untuk tidak berada di luar rumah di waktu Maghrib. Larangan tersebut tentu ada alasannya.
Selain, menjaga diri agar jauh dari gangguan setan. Ternyata di Waktu Maghrib, ada sunnah-sunnah yang dianjurkan oleh Nabi SAW untuk dilaksanakan saat waktu tersebut tiba.
Berikut Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan Nabi SAW Untuk Dilaksanakan Saat Maghrib yang dilansir dari Muslim.or.id
• Tata Cara dan Niat Sholat Duha Serta Tuntunan Sholat Duha Lengkap dalam Bahasa Indonesia & Arab
• Selain Syarat Salat, Ini Keutamaan Berwudhu, Salah Satunya Mati Dalam Keadaan Syahid di Sisi Allah
• Niat Sholat Zuhur & Tata Cara Sholat Zuhur Serta Keutamaan Sholat Zuhur Lengkap Bahasa Arab & Latin
Pertama: Termasuk sunnah, memasukkan anak-anak ke dalam rumah saat masuknya waktu maghrib
Kedua: Termasuk sunnah, menutup pintu-pintu di awal waktu maghrib sambil menyebut nama Allah ta’ala
Mengerjakan dua adab ini merupakan salah satu upaya menjaga diri dari setan dan jin.
Menahan anak-anak di rumah ketika awal waktu maghrib merupakan bentuk upaya menjaga anak-anak dari setan yang berkeliaran di waktu tersebut, demikian pula menutup pintu rumah sambil menyebut nama Allah pada saat tersebut.
Dan betapa banyak anak-anak dan rumah-rumah yang dihinggapi setan pada waktu maghrib, sedangkan orang tua si anak dan si empunya rumah tidak menyadarinya.
Betapa besarnya penjagaan Islam untuk anak-anak dan rumah-rumah kita.
Dalil perbuatan ini adalah hadits Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu ketika beliau menyampaikan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
«إِذَا كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ –أَوْ أَمْسـيتُمْ– فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ، فَإنَّ الشيطَانَ يَنْتَشـر حِينَئِذٍ، فَإِذَا ذَهَبَ سَاعَةٌ مِنَ اللَّيْلِ فَخَلُّوهُمْ، وَأَغْلِقُوا الأَبْوَابَ، وَاذْكُرُوا اسْمَ اللّهِ، فَإنَّ الشيطَانَ لاَ يَفْتَحُ بَاباً مُغْلَقاً»
“Jika masuk awal malam –atau beliau mengatakan: jika kalian memasuki waktu sore- maka tahanlah anak-anak kalian karena setan sedang berkeliaran pada saat itu. Jika sudah lewat sesaat dari awal malam, bolehlah kalian lepaskan anak-anak kalian. Tutuplah pintu-pintu dan sebutlah nama Allah karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup” (HR. Al-Bukhari no. 3304 dan Muslim no. 2012).
Kata جُنْحُ اللَّيْلِ (awal malam) maksudnya adalah awal malam setelah terbenamnya matahari. Dalam riwayat Muslim terdapat hadits:
«لاَ تُرْسِلُوا فَوَاشـيكُمْ، وَصِبْيَانَكُمْ إِذَا غَابَتِ الشَّمْسُ، حَتَّى تَذهَبَ فَحْمَةُ الْعِشَاءِ، فَإِنَّ الشـياطِينَ تَنْبَعِثُ إِذَا غَابَتِ الشَّمْسُ حَتَّى تَذْهَبَ فَحْمَةُ الْعِشَاءِ»
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/waktu-maghrib.jpg)