Berita PALI

Riki, Warga Desa Lunas Jaya Tanah Abang Kabupaten PALI Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Karet

Riki, Warga Desa Lunas Jaya Tanah Abang Kabupaten PALI Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Karet

Riki, Warga Desa Lunas Jaya Tanah Abang Kabupaten PALI Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Karet
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Warga mengevakuasi jenazah Riki, Warga Desa Lunas Jaya Tanah Abang Kabupaten PALI Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Karet, Selasa (23/4/2019). 

Riki, Warga Desa Lunas Jaya Tanah Abang Kabupaten PALI Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Karet

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Warga Desa Lunas Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, mendadak heboh.

Pasalnya secara tidak sengaja menemukan sosok laki-laki bernama Riki Rahmat (30) warga Desa Harapan Jaya dengan posisi tergantung di pohon Karet milik Nalim, dekat Jalan Servo Km 34, Desa Lunas Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Selasa (23/4/2019).

Dari informasi di lapangan, kejadian tersebut pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh Nalim warga Desa Sedupi yang sedang menyadap karet.

Pertama kali, ia secara tidak sengaja ia menemukan sepasang sandal di bawah korban yang sedang tergantung.

Kemudian ia mencari tahu pemiliknya dengan mencari melihat-lihat ke segala arah dan ketika ia melihat ke atas betapa kagetnya karena ada sosok laki-laki yang tergantung dipohon Karet.

Atas penemuan tersebut, ia langsung pergi ke Desa Lunas Jaya dan memberitahukan penemuan tersebut kepada Masyarakat dan KadesLunas Jaya bernama Juni.

Setelah mendapat informasi tersebut, Kades mengajak masyarakat Desa Lunas Jaya untuk melihat ke lokasi kejadian dan ternyata benar di kebun karet milik Nalim ada mayat posisi tergantung berjenis kelamin laki-laki yang bernama Riki Rahmat yang merupakan warga Desa Harapan Jaya.

Tidak lama kemudian salah satu warga menelpon petugas Polsek Tanah Abang, dan langsung dievakuasi.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono didampingi Kapolsek Tanah Abang AKP Sofiyan Ardeni, pihaknya telah mengamankan korban beserta barang buktinya yakni pakaian milik korban berupa celana dalam yang ada kotoran manusia, baju warna putih, celana pendek, Ikat pinggang warna Coklat yang digunakan korban untuk gantung diri dan sepasang Sandal warna Coklat.

Namun sampai dengan laporan ini dikirim pihak keluarga korban belum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanah Abang, dan keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak akan melakukan otofsi terhadap almarhum dan tidak akan menuntut pihak manapun, serta keluarga yang di tinggal sudah ikhlas.

Mengenai penyebabnya, kata Sofiyan, belum diketahui secara pasti, tetapi pihak keluarga menjelaskan bahwa korban dahulu sempat bekerja di kota Pekanbaru dan baru sekitar satu bulan korban pulang ke Desa Lunas Jaya.

Korban juga sebelumnya mempunyai dua istri namun tidak satu rumah lagi bersama istri, beberapa hari sebelumnya korban sering terlihat melamun.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved