Hanya Karena Hutang Kue, Amikha Jadi Korban KDRT

Hanya karena ketahuan berhutang kue, membuat Amikka pun harus menjadi korban KDRT yang dilakukan suaminya sendiri.

Hanya Karena Hutang Kue, Amikha Jadi Korban KDRT
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Amikha (31), melapor ke Polresta Palembang, lantaran sudah menjadi korban KDRT yang dilakukan suaminya, Minggu (21/4), 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Aksi KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) kembali terjadi. Kali ini dialami Amikha (31), warga Jalan Komplek Azhar Kelurahan Tanas Mas Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

Hanya karena ketahuan berutang kue, membuat Amikka pun harus menjadi korban KDRT
yang dilakukan suaminya sendiri.

Tak terima, Amikha pun mendatangi pengaduan Polresta Palembang, guna melaporkan suaminya sendiri yakni RV (Revli Adi Wijaya 34), Minggu (21/4).

Kepada petugas, Amikha menuturkan, kejadian yang dialaminya terjadi, Kamis (18/4), sekitar pukul 15.30. di Jalan Terusan Suka Bangun I Kecamtan Sukarame, Palembang.

Gagal Nyalon, Caleg Ini Bangkrut & Tinggal Bersama Tunawisma, Sampai Jual Ginjal untuk Lunasi Utang!

Lebih Banyak Tuai Pujian, 5 Artis Ini Dikenal tak Memiliki Haters, No 2 Sampai Masuk Media Thailand!

Berawal, saat dirinya diketahui oleh sang suami berutang kue. Lalu lantaran tak terima sang istri mempunyai hutang kue, membuat keduanya cek-cok mulut dan berujung aksi KDRT yang dilakukan RV.

"Masalah nyo sepele pak, saya ini hanya ketahuan hutang kue, jadi suami saya marah-marah dan memukuli saya," ungkapnya kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) 

Lanjut Amikha, dirinya pun selama berumah tangga sering menjadi korban KDRT yang dilakukan suaminya.

" sudah sering pak saya mengalami KDRT, oleh itulah saya melapor ke sini, saya sudah pasrah," akunya.

Inilah Jawaban Mengapa Orang Membenci Hari Senin, Termasuk Penjelasan Monday Blues Menurut Ahli

Banyak Temukan Kejanggalan, Cerita Samsul Tak Percaya Istrinya Bunuh Diri, Minta Polisi Usut Tuntas

Atas kejadian ini, Amikha mengalami luka lebam dan lecet di wajah, kepala belakang dan luka memar di tangan kiri.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, Ka SPK, Ipda Juan, membenarkan adanya laporan korban, " Laporan sudah kita terima dan korban sudah kita minta untuk melakukan visum.

Nantinya laporan ini akan ditindaklanjuti oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polresta Palmebang," ungkapnya. (diw).

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved