Pemilu 2019

Selain Kekurangan Surat Suara, Banyak Warga tidak Masuk DPT, Warnai Pencoblosan di Lahat

Selain laporan banyak warga yang tidak masuk dalam daftar pemilih tetap, Panwaslu Lahat juga menerima laporan kekurangan kertas surat suar

Selain Kekurangan Surat Suara, Banyak Warga tidak Masuk DPT, Warnai Pencoblosan di Lahat
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Bupati Lahat dan istri saat memberikan hak suaranya di Pemilu 17 April 2019. 

Laporan wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Panwaslu menerima beberapa laporan terkait proses pemilihan umum (Pemilu), Rabu (17/4).

Selain laporan banyaknya warga yang tidak masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT) Panwaslu Lahat, juga menerima laporan kekurangan kertas surat suara untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Tak hanya itu, ada juga laporan tidak adanya formulir C6.

"Ya hingga sore ini kita baru menerima laporan terkait kekurangan surat suara untuk Pilpres, kemudian soal DPT dan C6. Tentu laporan ini akan kita tindaklanjuti sebagaimana aturanya, "ungkap Ketua Panwaslu Lahat, Andra Juarsyah, saat dihubungi.

Meski demikian, Andra, sendiri belum bisa merinci laporan yang masuk tersebut darimana atau dari TPS mana saja.

Namun, laporan tersebut datang dari beberapa titik baik desa maupun TPS.

"Kita belum melakukan rekap dari TPS mana saja yang kurang surat suara, DPT maupun C6,"terangnya.

Sementara, di TPS 8, Kelurahan Kota Baru, Kota Lahat, sempat diwarnai ketegangan. Pasalnya ada sejumlah warga yang terpaksa dialihkan memilih ke TPS lain, karena jumlah surat suara dinyatakan kurang.

Dari pantauan, TPS 8 ada 285 mata pilih, setelah diperiksa ada 291 surat suara yang didistribusikan. Namun untuk surat suara presiden, hanya ada 191 surat suara.

Halaman
123
Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved