Kapolresta Palembang Apelkan Pergeseran Pasukan Dalam Pemungutan dan Perhitungan Suara.

Polresta Palembang menghimbau masyarakat Palembang tak perlu takut untuk mendatangi Tempat Pemilihan Suara (TPS) dan menyalurkan hak suaranya.

Kapolresta Palembang Apelkan Pergeseran Pasukan Dalam Pemungutan dan Perhitungan Suara.
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah Ketika memimpin apel pergeseran pasukan dalam pemungutan dan perhitungan suara, Senin (15/4). 

Laporan Wartawan Sripoku.com , Andi Wijaya 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg), Polresta Palembang menghimbau masyarakat Palembang tak perlu takut untuk mendatangi Tempat Pemilihan Suara
(TPS) dan menyalurkan hak suaranya.

"Menyalurkan suara itu adalah hak kita untuk memilih siapa pemimpin kita empat tahunan mendatang, sehingga masyarakat wajib menyalurkan suaranya untuk mendapatkan haknya dalam menyuarakan suaranya," Ungkap
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah disela-sela apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan pemungutan suara dan perhitungan suara di TPS yang dilaksanakan di Jakabaring Sport City
(JSC), Senin (15/4).

Satu KK Beda TPS Hingga tidak Terdaftar Sebagai Pemilih Membuat Warga di Muaraenim Bingung

Sementara untuk strategi pengamanan sendiri, Polresta Palembang akan melakukan patroli tempat-tempat yang harus perlu pengamanan ketat selama proses pemungutan suara, khususnya di pemukiman kelompok
masyarakat minoritas.

DPT Disoal, Aliansi Mahasiswa Kota Palembang Datangi KPU Sumsel, Tuntut Netralitas Pada Pemilu 2019

"Sementara untuk masyrakat yang sudah mencoblos kita sarankan agar mereka kembali serta jangan melakukan intimidasi atau tekanan psikologis terhadap pemilih lainya," katanya

Untuk kerawanan dengan adanya gerakan massa yang menamakan pasukan putih-putih yang perlu diwaspadai. "Kalau mereka berdoa di masjid untuk keselamatan dan keamanan pemilu tentu kita akan bergabung dengan
mereka untuk sama-sama berdoa, akan tetapi apabila setelah dari masjid mereka melakukan perbuatan yang akan mengacaukan jalanya pemilu maka segera Laporkan," ungkapnya.

Masuki H-3 Pemilu Serentak Pilpres dan Pileg, KPU Muaraenim Masih Kekurangan Surat Suara

Kapolresta Palembang juga mengarahkan kepada anggotanya kalau sesampainya di Lokasi pengamanan langsung kuasai situasi lingkungan dan lakukan koordinasi dengan petugas penyelenggara pemilu seperti
KPPS, Linmas dan Tomas/Toga Setempat, dan anggota harus mengenal dengan baik dengan mereka.
Sementara itu, dalam kegiatan Apel Pergeseran Pasukan dalam rangka pengamanan pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS tersebut melibatkan satu Pleton Kodim 0418 Palembang, satu Pleton TNI AU, satu
Pleton TNI AL, satu Pleton Pol PP dan dua Pleton Polwan Negosiator.

Pria Pengangguran Punya Tiga Istri di Lahat Ini Terpaksa Membegal untuk Memenuhi Keuangan Istrinya

Sedangkan secara total personil Polri yang dilibatkan dalam Sprin OMB sebanyak 1619 Pers. Dengan Rincian 1317 Pers Pam TPS, 48 Pers Padal/Pawas, 254 Pers Set Ops/Satgas ( 1021 Pers Polresta dan 296 Pers Polda ).
Dalam kegiatan ini juga dilangsungkan Pemasangan ransel yang merupakan simbol bahwa anggota sudah harus betul betul siap untuk melaksanakan tugas pengamanan (diw)

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved