Herman Deru Inisiasi Pembangunan Gedung Olahraga di 10 Kabupaten/Kota

Gubernur Sumsel H.Herman Deru berinisiatif membangun fasilitas gedung olahraga di 10 kabupaten/kota memanfaatkan bantuan dana CSR dari PT Bukit Asam.

Herman Deru Inisiasi Pembangunan Gedung Olahraga di 10 Kabupaten/Kota
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H.Herman Deru berinisiatif membangun fasilitas gedung olahraga di 10 kabupaten/kota memanfaatkan bantuan dana CSR dari PT Bukit Asam. Hal itu ditegaskannya usai melakukan penandatanganan MoU bersama PT. Bukit Asam Persero 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel H.Herman Deru berinisiatif membangun fasilitas gedung olahraga di 10 kabupaten/kota memanfaatkan bantuan dana CSR dari PT Bukit Asam.

Hal itu ditegaskannya usai melakukan penandatanganan Nota kesepahaman memorandum of understanding (MoU) bersama PT. Bukit Asam Persero di Hotel Arista, Senin (15/4).

Tak hanya gedung olahraga, dana tersebut juga akan dimanfaatkan untuk pengadaan peralatan pemadam kebakaran di kabupaten/kota Provinsi Sumsel dan membantu pembangunan IGD di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah.

“Pembangunan ini kita gunakan semaksimal mungkin untuk memeratakan pembangunan di daerah. Terutama salah satu pilar nya itu untuk fasilitas olahraga guna menggalakan olahraga di daerah,” ungkapnya

Herman Deru : Jelang Hari H Pemilu, Kepala Daerah Luangkan Waktu Pantau Wilayah Kerja Masing-Masing

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel Tegaskan Awal Puasa Ramadan 1440 Hijriah Pada 6 Mei 2019

Dijelaskan Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel, Yohanes H Toruan Penandatanganan MoU tersebut semula untuk pembangunan Convention Hall di Jakabaring Sport City (JSC), namun menjelang Asian Games belum terlaksana.

Adapun total dana yang ada mencapai Rp128 miliar. Rencananya untuk pemabayarannya akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan pembangunan di 10 Kabupaten/Kota

Berita Eksklusif: Caleg di Palembang Gerilya Serangan Fajar, Wong Kito Bingung Tentukan Pilihan

“Jadi ini nanti kita awasi sesuai arahan Gubernur Sumsel supaya betul-betul diawasi mutunya maupun kuantitas dari pekerjaan itu sesuai dengan kesepakatan,” tambahnya

Nantinya jelas Yohanes, pihak kabupaten/kota yang akan mempertanggungjawabkan pelaksanaannya. Sedangkan provinsi nanti bersama-sama PTBA bertugas mengevaluasi dan menilai sehingga uangnya bisa dicairkan.

"Untuk pembangunannya sendiri sesegera mungkin, nanti abis ini kita panggil kabupaten/kota untuk melakukan rapat koordinasi dan diberikan pengarahan,” pungkasnya.

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved