Berita Pagaralam

Warga Desa Rimba Candi Jaya Dempo Tengah Kota Pagaralam Belum Nikmati Air Bersih PDAM

Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Desa Rimba Candi Kelurahan Candi Jaya Kecamatan Dempo Tengah masih belum menikmati air bersih dari PDAM.

Warga Desa Rimba Candi Jaya Dempo Tengah Kota Pagaralam Belum Nikmati Air Bersih PDAM
IST
Ilustrasi air PDAM tidak mengalir.

Laporan wartawan sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Tidak seluruh masyarakat Kota Pagaralam sudah menikmati air dari PDAM milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam. Masih ada beberapa wilayah yang sampai saat ini belum menikmati air bersih dari PDAM.

Seperti yang dirasakan warga Desa Rimba Candi Kelurahan Candi Jaya Kecamatan Dempo Tengah. Ratusan Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut masih belum menikmati air bersih dari PDAM.

Pasalnya sampai saat ini aliran PDAM belum masuk kekawasan tersebut.

Informasi yang dihimpun sripoku.com, Minggu (14/4/2019) menyebutkan, warga di Desa Rimba Candi hanya bisa menikmati air bersih didalam rumah pada saat musim hujan saja. Air tersebut bisa masuk rumah saat bak penampungan yang berada diatas bukit terisi oleh mata air yang ada.

Salah satu warga setempat, Adam (30) mengatakan, bahwa sudah puluhan tahun warga sekitar hanya mengandalkan air bersih dari mata air yang ada diatas bukit.

"Kami secara swadaya membangun bak penampungan diatas bukit dan hanya mengandalkan air dari mata air di kawasan itu," ujarnya.

Antisipasi Serangan Fajar, Bawaslu Muaraenim Lakukan Patroli Malam

Jalintim di Kecamatan Lempuing Kabupaten OKI Macet Total Disebabkan Jalan Rusak

Hendriko Diamuk Massa Usai Tabrak Pengendara Motor, Ternyata Mobilnya Hasil Curian

Mata air ditampung dalam bak dan dialirkan menggunakan selang kerumah-rumah warga. Itupun air harus dibagi-bagi dengan menggunakan selang kecil agar semua warga kebagian.

"Tidak semua warga yang dapat. Pasalnya jika semua warga dapat maka bak tidak bisa menampung air karena akan langsung habis," katanya.

Namun saat musik kemarau mata air yang ada akan kering. Hal ini membuat air tidak bisa lagi mengalir kerumah dan warga terpaksa harus mandi kesungai.

"Jika tidak hujan satu bulan saja maka mata air akan kering. Jika sudah kering maka warga terpaksa kembali mangambil air kesungai yang lokasinya cukup jauh dari permukiman," jelasnya.

Menanggapi hal ini, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan, pihaknya akan mencari solusi agar masyarakat Rimba Candi bisa menikmati air bersih.

"Kita akan cari sumber air dikawasan tersebut. Nanti kita akan berkoordinasi dengan pihak pusat dan provinsi untuk bisa membantu mengalirkan air bersih kerumah warga," ujarnya.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved