Berita Banyuasin

Kadiskominfo Banyuasin Jadi Pemateri Program Smart City untuk Rakyat di Kota Lubuklinggau

Kadiskominfo Banyuasin, Jadi Pemateri Smart City Untuk Rakyat di Kota Linggau

Kadiskominfo Banyuasin Jadi Pemateri Program Smart City untuk Rakyat di Kota Lubuklinggau
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Kadiskominfo Erwin Ibrahim, ST, MM, MBA, memaparkan Banyuasin "smart city untuk rakyat", Kota Lubuk Linggau Sumatera Selatan di Hotel Dewinda Rabu (11/4/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, BANYUASIN-- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim, ST, MM, MBA, paparkan program "smart city untuk rakyat" kepada peserta rapat koordinasi forum staf ahli kepala daerah seluruh indonesia (forsakada), Kota Lubuk Linggau Sumatera Selatan di Hotel Dewinda
Rabu (11/4/2019).

Sebagai pemateri berkompeten yang sukses wujudkan "Banyuasin Smart City" Erwin mewakili Kabupaten Banyuasin sebagai pembicara pada rakor Forsakada dengan peserta seluruh Staf Ahli Kepala Daerah dari perwakilan berbagai daerah Indonesia berlangsung meriah dan cukup antusias.

Pada paparannya Erwin menyampaikan yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi LPPL Radio-TV Indonesia menjelaskan bahwa Smart City merupakan optimalisasi pelayanan publik, yakni memudahkan dalam memberikan pelayanan dasar yang dibutuhkan masyarakat.

"Tujuanya mengintegrasikan seluruh aspek kehidupan seperti bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan bidang-bidang lainnya untuk diperoleh masyarakat secara mudah, cepat, akurat, dan murah,"ujar Erwin.

Selain itu, Erwin Ibrahim juga menyampaikan bahwa salah satu indikator Teknologi Informatika yang dapat digunakan adalah pelayanan publik berbasis e-ktp berdasar by name, by adress, dan by NIK.

Pada perkembangan teknologi disampaikan, semua informasi yang disampaikan dapat ditelusuri melalui aplikasi, baik dalam hal publikasi informasi maupun telaah kritis terhadap pembangunan yang sedang berjalan, sambungnya.

Di sisi lain, Erwin juga berbagi bahwa pemerintah daerah melalui Staf Ahli dapat mewujudkan program smart city dengan tidak menggunakan anggaran pemerintah, seperti melalui kerjasama dengan stackholder yang ada.

Kita dapat memberi kontribusi pada pemerintah melalui program itu, bahkan mungkin dapat menjadi salah satu sumber PAD, ungkapnya.Rakornas ini dihadiri kurang lebih 300 staf ahli kepala daerah dari seluruh Indonesia.(10/4/19).

Kasus JusticeforAudrey Viral, Ifan Seventeen Geram Hingga Jenguk ke Pontianak, Janji Bakal Begini!

Tak Disangka! Ternyata Ini 8 Kelakuan Syahrini Waktu Masih Gadis Hingga Dinikahi Oleh Reino Barack

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved