Bursa Efek Indonesia (BEI) Palembang Prediksi 38 Persen Investor di Sumsel dari Kalangan Milenial

Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Palembang memprediksi jumlah investor milenial akan mengalami penurunan angka tahun ini.

Bursa Efek Indonesia (BEI) Palembang Prediksi 38 Persen Investor di Sumsel dari Kalangan Milenial
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Penyerahan plakat kepada Kepala Kantor BEI Palembang, Hari Mulyono oleh Ketua Investor Saham Pemula (ISP) Palembang, Fajar Sidiq pada kegiatan Bincang Santai Perencanaan Keuangan dan Pengenalan Nabung Saham di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 7 Sumsel, Sabtu (6/7/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Palembang memprediksi jumlah investor milenial akan mengalami penurunan angka tahun ini.

Kendati demikian, Kepala Kantor BEI Palembang, Hari Mulyono up mengatakan di satu sisi, berdasarkan data tahun lalu investor dari kalangan ini menduduki angka sekitar 38 persen dari total jumlah investor di Sumsel.

"Angkanya sebenarnya tidak turun dibandingkan tahun lalu hanya usia yang di luar itu, usia 18-24 , yang tumbuhnya luar biasa," ujarnya pada kegiatan Bincang Santai Perencanaan Keuangan dan Pengenalan Nabung Saham di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 7 Sumsel, Sabtu (6/7/2019).

Waspadai Jadwal ke Rumah Sakit, Pergi di Atas Jam 3 Sore Bisa Berakibat Fatal Bagi Kesehatan Tubuh

Postingan Foto yang Diunggah Maia Estianty Jadi Sorotan, Ternyata Ini yang Dilakukan Irwan Mussry

Daftar Spesifikasi dan Harga HP Samsung Terbaru April 2019, Ada yang Harganya dibawah 1 Juta

Adapun jumlah investor baru yang ditargetkan tahun ini bisa digaet oleh BEI Palembang yakni di angka 5.633 atau naik 30 persen dari tahun 2018 lalu.

Jika mengacu ke 2017 lalu jumlah investor baru hanya 1.934 single investor identification (SID) namun di tahun 2018 meningkat menjadi  4.333 investor baru.

"Tahun lalu pertumbuhan kita double mencapai 4.333 investor baru. Anggota perusahaan kita 15," tambahnya.

Menariknya lagi, tambah dia, pada tahun lalu terjadi pergeseran komposisi investor.

Jika di 2017 didominasi oleh kalangan mahasiswa tahun ini mahasiswa tetap tumbuh namun ada kelompok masyarakat yang juga pertumbuhannya jauh lebih kuat.

"Ada kelompok masyarakat yang jauh lebih kuat pertumbuhannya yakni kelompok profesi. Individual sektoral. Jadi, artinya seperti profesi-profesi mandiri seperti dokter, notaris, pengacara usia matang yang mulai tertarik berinvestasi," kata Hari.

Intip Perubahan Wajah Artis Sinetron Ini, Salah Satunya yang Meninggal di Sinetron Orang Ketiga

Batal Menikah dan Undangan Sudah Disebar, Pemain Sinetron Sempat Depresi, Begini Kabarnya!

Ternyata Teman Nongkrongnya, Rizky Febian Bongkar Sosok Pacar Sule yang Masih Muda!

Halaman
12
Penulis: Jati Purwanti
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved