Berita Palembang

Usai Bersih-bersih Sampah, Ratusan Ibu di Palembang Dapat Tabungan Emas Pegadaian

PT Pegadaian (persero) menggelar kegiatan bersih-bersih serentak dengan tema Gold for Work di 12 kota besar di Indonesia

Usai Bersih-bersih Sampah, Ratusan Ibu di Palembang Dapat Tabungan Emas Pegadaian
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI/HANDOUT
Kegiatan bersih-bersih Sampah Bertema Gold for Work yang digelar oleh PT. Pegadaian (Persero) di 12 kota besar di Indonesia, termasuk di Palembang yang dipusatkan di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Sabtu (6/4/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- PT Pegadaian (persero) menggelar kegiatan bersih-bersih serentak
dengan tema Gold for Work di 12 kota besar di Indonesia, termasuk di Palembang yang dipusatkan di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Sabtu (06/03/2019).

Kegiatan yang memberikan tabungan emas kepada ratusan ibu usai lakukan aksi bebersih sampah ini, juga dihadiri oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru dan Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Pemprov Sumsel, Ahmad Nadjib.

Kegiatan Bersih-bersih Sampah Bertema Gold for Work yang digelar oleh PT. Pegadaian (Persero) di 12 kota besar di Indonesia, termasuk di Palembang yang dipusatkan di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Sabtu (06/03/2019).
Kegiatan Bersih-bersih Sampah Bertema Gold for Work yang digelar oleh PT. Pegadaian (Persero) di 12 kota besar di Indonesia, termasuk di Palembang yang dipusatkan di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Sabtu (06/03/2019). (SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI/HANDOUT)

Pemimpin Wilayah III PT Pegadaian (Persero) Palembang, Eka Pebriansyah mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk
kepedulian perseroan terhadap lingkungan serta terhadap ekonomi masyarakat di Indonesia.

"Ini merupakan program pemerintah yang dikolaborasikan dengan program sosial Pegadaian, memilah sampah menjadi tabungan emas," katanya.

Dia menjelaskan, di luar kegiatan pemecahan rekor Muri dengan melibatkan 6.000 peserta nasional tersebut, masyarakat yang ingin menabung emas dengan menggunakan sampah pun bisa melakukannya di Bank Sampah yang ada di kawasan Talang Kelapa.

Setiap sampah yang disetorkan di Bank Sampah akan dipilah dan dihargai sesuai dengan ketentuan yang ada. Uang yang didapat akan dijadikan saldo pertama untuk pembukaan rekening tabungan emas dengan menyertakan data diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan data tambahan.

Selanjutnya masyarakat dapat menambah saldo tabungan emas di outlet-outlet Pegadaian melalui ATM atau menggunakan aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS).

"Misalnya sampah botol dihargai dengan Rp6 ribu per kg maka nominal tersebut adalah nominal terkecil yang dipersyaratkan untuk membuka tabungan emas. Sampah menjadi benda bernilai ekonomi," jelasnya.

Eka melanjutkan, Kampanye nabung emas dengan nominal yang cukup murah ini juga menjadi program unggulan perseroan selain layanan menabung emas di marketplace seperti Tokopedia agar masyarakat memulai investasi.

Ditambahkannya, logam mulia atau emas bisa menjadi instrumen investasi yang menguntungkan sebab tahan terhadap Inflasi dan nilainya akan selalu naik.

"Emas bisa menjadi alternatif masyarakat untuk belajar investasi bagi kebutuhan masa depan." ujarnya.

Bukan Cuma Raffi Ahmad, Ini 4 Seleb Berikan Gaji Besar ke Asisten Pribadinya, No 3 Sampai Miliaran!

55 Peserta Jalani Seleksi Terbuka Sriwijaya FC Tahap Kedua, Kas Hartadi Ungkap Kriteria Penilaian

Penulis: Jati Purwanti
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved