ASN Digilir Naik Transportasi Umum, Pemkot Sedang Susun Jadwal

Sejalan dengan surat edaran Gubernur Sumsel, Pemkot Palembang akan membuat kebijakan, berupa menggilirkan para pegawai Organisasi Perangkat Daerah

ASN Digilir Naik Transportasi Umum, Pemkot Sedang Susun Jadwal
Ist
Ilustrasi - Puluhan masyarakat tampak tengah menaiki LRT Sumsel dari Stasiun Polresta Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejalan dengan surat edaran Gubernur Sumsel, Pemkot Palembang akan membuat kebijakan, berupa menggilirkan para pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ke kantor menggunakan transportasi umum. Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat tengah mempersiapkan jadwal bagi OPD untuk setiap bulan.

Gubernur Sumsel Herman Deru Canangkan Program Sebulan Sekali Naik Transportasi Umum

Keren, Marcom Hotel Aryaduta ini Kemana-mana Lebih Suka Naik Transportasi Umum

Dengan kebijakan itu, saat gilirannya maka setiap pegawai OPD, baik ASN maupun honorer tak boleh membawa kendaraan pribadi saat berangkat kerja. Mereka bisa menggunakan kereta api ringan (LRT) maupun bus Trans Musi (TM).

Kepala Dishub Kota Palembang, Kurniawan mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan teknis untuk pelaksanaan penggunaan kendaraan umum tiap bulannya. "Kita masih susun jadwalnya, akan kita gilir tiap tiap OPD," katanya, Rabu (3/4).

Jika sudah siap semuanya maka pihaknya akan melaporkan kepada walikota untuk segera diterapkan kebijakan tersebut. "Secepatnya imbauan ini kita akan laksanakan," kata dia.

Untuk kesiapan armada, ia mengaku tidak ada persiapan, karena semua armada sudah cukup dan memadai. "Kalau untuk penambahan angkutan umum tidak ada. Yang ada saat ini juga telah mencukupi," kata dia.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel, Herman Deru yang mengeluarkan surat edaran nomor 023/E/DISHUB/2019 tentang gerakan satu hari dalam satu bulan menggunakan angkutan umum (LRT, BRT, dan angkutan kota) berangkat ke kantor pergi pulanh diwilayah kota Palembang.

Sesuai dengan surat edaran tersebut isinya menjelaskan hal ini dilakukan untuk melaksanakan atau menegakkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mengatasi kemacetan, mengurangi polusi udara, mengoptimalkan subsidi bahan bakar dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Palembang, serta memaksimalkan penggunaan sarana dan prasarana angkutan umum yang ada seperti Light Rial Transit (LRT), Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi dan angkutan kota. (axl)

====

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved