5 Kunci Sukses Bisnis Ahmad Sahroni Si 'Anak Priok Peraih Mimpi', Tidak Ambil Harta Orang Lain

Ahmad Sahroni, yang kerap disapa Roni dulunya hanya orang biasa yang tinggal di Tanjung Priok. Roni pernah bekerja sebagai tukang semir sepatu, ojek

5 Kunci Sukses Bisnis Ahmad Sahroni Si 'Anak Priok Peraih Mimpi', Tidak Ambil Harta Orang Lain
https://money.kompas.com/
Fika Nurul Ulya Ahmad Sahroni saat membagikan kisahnya di Indonesia Future Fest Jakarta, Sabtu (30/3/2019) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Ahmad Sahroni, yang kerap disapa Roni dulunya hanya orang biasa yang tinggal di Tanjung Priok. Roni pernah bekerja sebagai tukang semir sepatu, ojek payung, sopir, tukang es cendol, serta awak kapal di Amerika Serikat.

Kerja keras pria yang sering dijuluki 'Anak Priok Peraih Mimpi' itu terbayar lunas. Dia kini menjadi pemilik beberapa perusahaan dan juga anggota DPR.

Kunci Sukses Cara Para Miliarder: Beruntung karena Banyak Bersyukur

Kisah Inspirasi, Dadi Muradi Sukses di Usia Sangat Muda, Ini Kunci Suksesnya

Dibalik kesuksesannya, terdapat beberapa pelajaran penting dalam berbisnis yang bisa dicontoh.

Berikut Kompas.com rangkum beberapa poin penting yang patut Anda tiru untuk mencapai kesuksesan bisnis seperti yang dilakukan Roni.

1. Jangan menyerah
Ahmad Sahroni menyarankan Anda untuk jangan pernah menyerah saat melakukan bisnis. Salah satu kunci keberhasilannya adalah sikap pantang menyerah yang dimiliki.

"Bayangkan, dulu bos saya pelit. Bahkan keberhasilan saya diberikan sedikit penghargaan. Tapi saya dapat kepercayaannya. Kepercayaan itu membuat saya menggantikan posisinya menjadi direktur di perusahaan itu. Intinya, jangan menyerah di tengah jalan. Peluang selalu ada untuk siapapun yang mau berusaha," kata Roni di Jakarta, Sabtu (30/3/2019).

2. Sabar
Sebelum menjadi pebisnis sukses, Ahmad Sahroni mengatakan pernah ditipu teman saat belajar berbisnis sehingga dia harus membayar hutang Rp 550 juta, sementara saat itu dia hanya memiliki Rp 5 juta. Namun dalam jangka sebulan Roni mampu membayar utang tersebut.

Tak lama setelah itu, Roni ditipu untuk kedua kalinya dengan orang yang berbeda. Kali ini, dia harus membayar utang hingga Rp 1 miliar.

"Saya waktu resign dari perusahaan diajak berpartner sama orang lain, saya kena tipu 2 kali. Saya sabar, anggaplah rezeki saya mungkin memang segitu. Sabar, yang penting terus belajar," lanjutnya.

3. Tidak ambil harta orang lain
Akibat ditipu 2 kali, teman yang menipu Roni tak lama masuk penjara. Dari kejadian ini Roni mendapat pelajaran, dalam berbisnis tidak boleh mengambil hak orang lain.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved