Berita Muba

Point Penilaian Mandiri KLA Tinggi, Muba Kejar KLA Tingkat Nindya

Berdasarkan Aplikasi Penilaian Mandiri KLA, Kabupaten Musi Banyuasin mendapatkan skor 911,7 point dari maksimal 1.000 point.

Point Penilaian Mandiri KLA Tinggi, Muba Kejar KLA Tingkat Nindya
Dok. Pemkab Muba
Rapat Koordinasi dan Pengisian Langsung Aplikasi Online Kabupaten Layak Anak (KLA) Sesuai Klaster di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (01/04/2019). 

SEKAYU -- Berdasarkan Aplikasi Penilaian Mandiri KLA, Kabupaten Musi Banyuasin mendapatkan skor 911,7 point dari maksimal 1.000 point.

Namun point tersebut bisa berkurang ataupun bertambah setelah dilakukan evaluasi administrasi dan verifikasi di lapangan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Hal ini dilaporkan Kepala Dinas PPPA Muba, Dewi Kartika, pada Rapat Koordinasi dan Pengisian Langsung Aplikasi Online Kabupaten Layak Anak (KLA) Sesuai Klaster di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (01/04/2019).

Dikatakannya, secara keseluruhan pertanyaan Aplikasi Penilaian Mandiri KLA semuanya bisa dijawab namun permasalahan umum yang sering terlupakan adalahbukti dokumentasi.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Lepas Ratusan Peserta Bekerto Kite Pacak Sehat (Bekipas)

Rapat Koordinasi dan Pengisian Langsung Aplikasi Online Kabupaten Layak Anak (KLA) Sesuai Klaster di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (01/04/2019).
Rapat Koordinasi dan Pengisian Langsung Aplikasi Online Kabupaten Layak Anak (KLA) Sesuai Klaster di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (01/04/2019). (Dok. Pemkab Muba)

"Untuk kelembagaan, kita sudah mengantongi nilai maksimal karena kita telah memiliki 3 Perda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak, Penyelenggaraan Perlindungan Anak serta Kebijakan Layak Anak."

"Insyaallah tahun ini kita naik KLA tingkat Nindya," dijelaskannya.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan H. Hariadi Karim SP., M.Si., meminta seluruh Perangkat Daerah dan perusahaan bekerjasama melaksanakan kewajiban memberi penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia setiap warga negara.

Satlantas Polres Muba Bubarkan Balap Liar, 28 Pembalap Liar Berhasil Digaruk

Rapat Koordinasi dan Pengisian Langsung Aplikasi Online Kabupaten Layak Anak (KLA) Sesuai Klaster di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (01/04/2019).
Rapat Koordinasi dan Pengisian Langsung Aplikasi Online Kabupaten Layak Anak (KLA) Sesuai Klaster di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (01/04/2019). (Dok. Pemkab Muba)

"Kabupaten Layak Anak (KLA) yang telah dinobatkan ke kita ini menjadi pelecut semangat dalam mengimplementasikan program dan menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak, hingga ke Tingkat Desa dan Kelurahan," katanya

Hariadi meminta kepala Desa/Lurah untuk membuat program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggunakan dana Desa/Kelurahan yang sebagaimana diatur pada UU no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

"Aturannya sudah ada maksimal 10% dana desa untuk program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak jadi bisa kita maksimalkan."

Gambo Muba Tampil Memukau di Ajang Indonesia Fashion Week 2019

Rapat Koordinasi dan Pengisian Langsung Aplikasi Online Kabupaten Layak Anak (KLA) Sesuai Klaster di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (01/04/2019).
Rapat Koordinasi dan Pengisian Langsung Aplikasi Online Kabupaten Layak Anak (KLA) Sesuai Klaster di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (01/04/2019). (Dok. Pemkab Muba)

===

Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved