Optimalisasi 72 Ribu Hektar Lahan Rawa, Pemkab OKI Dukung Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

Bupati OKI, H Iskandar SE mengaku, optimistis dengan program ini soalnya dari 72 ribu optimalisasi lahan yang ditargetkan sudah siap sekitar 50 ribu h

Optimalisasi 72 Ribu Hektar Lahan Rawa, Pemkab OKI Dukung Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia
SRIPO/MAT BODOK
BERKUNJUNG -- Bupati OKI H Iskandar SE berkunjung ke masyarakah petani Kecamatan Tanjung Lubuk, untuk memberikan arahan dan semangat kepada petani 

Laporan wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) mendukung Kementerian Pertanian yang tengah mempersiapkan program, untuk mencapai ketahanan pangan dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Melalui optimalisasi lahan rawa yang cukup luas di Bumi Bende Seguguk.

Bupati OKI, H Iskandar SE mengaku, optimistis dengan program ini soalnya dari 72 ribu optimalisasi lahan yang ditargetkan sudah siap sekitar 50 ribu hektare diantaranya sebanyak 4400 ha di Kecamatan Tanjung Lubuk.

"Soal produksi memang harus jadi prioritas bersama, dan ini sejalan dengan program pemerintah daerah. Ini semua adalah upaya kita menuju Indonesia sebagai lumbung pangan dunia," kata Iskandar.

Iskandar juga memastikan semua mesin dan alat yang digunakan terbukti mampu berjalan dengan baik. Para petani pun juga menyambut baik bantuan yang diberikan pemerintah ini.

“Kita optimalkan produksi lahan dari satu kali menjadi dua kali bahkan tiga kali panen dalam setahun. Ini bukan suatu yang mustahil jika kita kerja bersama,” ujar Iskandar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten OKI, Syarifudin SP MSi, Minggu (31/3) mengatakan, target pemanfaatan lahan rawa melalui kegiatan optimalisasi lahan rawa dan rawa pasang surut di Kabupaten OKI, pada tahun 2019 mencapai 72 ribu hektare yang tersebar di 18 Kecamatan.

"Kita mendapat jatah 72 ribu hektar optimalisasi lahan pada tahun ini. Bukan hanya cetak sawah saja, juga menambah luas lahan tanaman, meningkatkan indeks pertanaman, menambah luas lahan baku," kata Syarifudin, saat mendampingi Kunjungan Bupati OKI di Kecamatan Tanjung Lubuk.

Dipaparkan Sarifudin, untuk mendukung optimalisasi ini, pemerintah akan membantu petani mulai dari penataan lahan serta bantuan alsintan. Alsintan ini tambahnya yang nantinya akan digunakan para petani untuk menggenjot jumlah produksi.

"Jadi, nantinya, lahan yang produksinya 0 kita jadikan 3 kali lipat dan ini harus kita mulai dari sekarang," ujar Syarifudin.

Pemberian bantuan tambahnya, merupakan bagian dari program SERASI yang dirancang pemerintah untuk menambah jumlah produksi dengan memanfaatkan lahan-lahan yang masih tidur atau tidak produktif. (mbd)

Penulis: Mat Bodok
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved