Game PUBG Sulit Diakses, Pemblokiran oleh Kominfo RI

Beberapa pemain atau player games online Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) sejak Selasa (26/3) pukl 00.00 sudah tidak bisa mengakses games

Game PUBG Sulit Diakses, Pemblokiran oleh Kominfo RI
SRIPOKU.COM/Syahrul
SRIPOKU.COM/SYAHRUL PUBG DARI PC -- Penghobis games asik bermain game Player Unknown's Battle Grounds (PUBG) Mobile melalui PC yang kini lagi ramai dimainkan para pengguna Smartphone. 

PALEMBANG - Beberapa pemain atau player games online Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) sejak Selasa (26/3) pukl 00.00 sudah tidak bisa mengakses games tersebut. Mereka pun kebingungan apakah sudah dilakukan pemblokiran secara resmi atau belum.

Bak Tak Peduli Wacana Haram, 7 Artis Ini Kecanduan Game PUBG, Nomor 5 Artis Cewek Lho, Sering Mabar!

KPAID Palembang Larang Anak Dibawah 18 Tahun Main Game Online PUBG, Minta Diterapkan Sanksi .

Seperti diungkapkan Rafa (12), yang mengaku kaget ketika hendak memainkan game tersebut pada malam hari. Begitu hendak diakses, muncul tulisann "games ini telah diBan". Hingga siang hari pun akses tetap tidak bisa dibuka sama sekali. Begitu juga diungkapkan lutfi, penghobi lainnya.

Menurutnya sejak Selasa (26/3) lalu games tersebut sudah tidak bisa diakses lagi. Dia mengira memang sudah ada pemblokiran secara khusus. "Saya janjian main bareng tapi lagi enak-enak main selasa malem tib-tiba aksesnya terkunci," katanya.

Dia pun menyesalkan tindakan yang dilakukan pemerintah. Karena seharusnya pemerintah lebih jeli melihat persoalan karena, sifatnya games hanya sekedar untuk hiburan semata. "Kalau ada yang menyalahgunakan jangan salahkan Games-nya juga tapi pribadinya dong," ucap mahasiswa Unsri ini.

Lain halnya diungkap oleh Hafiz. Penghobi lainnya. Dia mengaku masih bisa mengakses games tersebut hingga saat ini. "Kalau dari hape saya masih bisa diakses. Tapi banyak juga teman-teman saya yang sudah tidak bisa akses lagi. Mungkin memang sudah ada pemblokiran, tapi kenapa saya masih bisa ya,"katanya.

Sementara Kepala Dinas Kominfo Palembang, Yanurpan Yany mengatakan, berdasarkan PM Kominfo No 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik, PUBG masuk kategori games 18+, artinya hanya boleh dimainkan oleh orang brusia 18 tahun ke atas. Maka dari itu, Kominfo meminta peran orang tua untuk mengawasi anak mereka yang dibawah umur agar tidak bermain (PUBG).

"Game itu hanya dimainkan oleh yang berumur 18 tahun ke atas. Itu artinya game PUBG tidak boleh dimainkan anak-anak di bawah umur," ujarnya, Rabu (27/3). Terkait adanya wacana akan ditutupnya game tersebut, Kementrian Kominfo masih mengkaji ulang.

Sebab, hingga saat ini pihaknya sedang menunggu hasil kajian Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat mengenai fatwa haram bermain game PUBG karena dianggap menjadi inspirasi teroris di New Zealand.

Diakuinya, hingga saat ini pihaknya sendiri belum berkoordinasi dengan MUI Palembang mengenai larangan bermain PUBG. "Kalau Kominfo tidak mungkin asal tutup saja dan pasti ada kajiannya. Kita sedang menunggu rekomendasi MUI, kita tunggu intruksi dari Kominfo pusat sebelum bertindak," ungkapnya.

Yanuar menjelaskan, bahwa game PUBG memang sedang sedang digandrungi oleh masyarakat. Namun, jika bermain game tersebut dimainkan secara terus menerus dan berlebihan itu tidak baik.

Oleh karena itu, pihaknya meminta orang tua ikut berperan dengan mengawasi anak mereka yang di bawah umur agar tidak memainkan game PUBG. "Kami mengimbau orang tua untuk ikut mengawasi anak-anak mereka ketika anak-anak bermain game. Bermainlah game sesuai kategori umur anak," jelas Yanuar. (oca)

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved