Wawancara Eksklusif

Supaya Pejabat Ingat Mati, Cerita Bupati Banyuasin Askolani yang Melantik Pejabat di Kuburan

Supaya Pejabat Ingat Mati, Cerita Bupati Banyuasin Askolani yang Melantik Pejabat di Kuburan

Supaya Pejabat Ingat Mati, Cerita Bupati Banyuasin Askolani yang Melantik Pejabat di Kuburan
Humas Pemkab Banyuasin
Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin terpilih H Askolani SH MH dan H Slamet Somosentono SH. 

SRIPOKU.COM - Supaya Pejabat Ingat Mati BUPATI Banyuasin H Askolani SH MH melakukan pelantikan pejabat di tempat yang tak lazim yakni dui kuburan.

Sebanyak 307 orang pejabat eselon II, III, dan IV diambil sumpahnya di Taman Makan Pahlawan Kamis (21/3) tengah malam. Lantas apa yang mendorong sang bupati melakukan hal itu.

Pahami Fungsi Pejabat Negara, Askolani Sengaja Lantik 307 Pejabat di Makam Pahlawan Banyuasin

Bupati Askolani melantik 307 orang pejabat Eselon II, III dan IV di Makam Pahlawan, Kamis (21/2/2019) pukul 23.30 WIB.
Bupati Askolani melantik 307 orang pejabat Eselon II, III dan IV di Makam Pahlawan, Kamis (21/2/2019) pukul 23.30 WIB. (SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH)

Berikut petikan wawancaranya.

SRIPO: Benarkah beberapa waktu lalu bapak melantik para pejabat di lingkungan Pemkab Banyuasin di Taman Makam Pahlawan?

Bupati: Iya Kamis (22/3/2019) sekitar pukul 22.40 WIB, saya melantik 307 pejabat tinggi Pratama, Administrator dan pengawas di lingkup Pemkab Banyuasin. Pelantikan pertama di masa jabatan saya dan Pakde Slamet ini selain dilaksanakan malam hari juga di pusatkan di Taman Makan Pahlawan Pangkalan Balai.

Bupati Askolani melantik 307 orang pejabat Eselon II, III dan IV di Makam Pahlawan, Kamis (21/2/2019) pukul 23.30 WIB.
Bupati Askolani melantik 307 orang pejabat Eselon II, III dan IV di Makam Pahlawan, Kamis (21/2/2019) pukul 23.30 WIB. (SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH)

Apakah pelaksanaan pelantikan seperti ini pernah di laksanakan pada era pemerintah sebelumnya? Pelantikan dengan konsep seperti ini mungkin yang pertama di Sumsel bahkan Indonesia, karena biasanya pelantikan pejabat di auditorium, pendopo ataupun digedung serba guna lainnya.

Apa makna tersendiri pada pelantikan yang langka dilakukan tersebut?  Pelantikan malam hari, bermakna bahwa saya mengajak pejabat yang dilantik untuk berkomitmen bahwa melayani masyarakat itu tidak hanya dari pukul 08.00 - 16.00 wib yang merupakan jam rutinitas akan tetapi sebagai abdi negara dan pelayanan masyarakat sejatinya pejabat itu bertugas selama 24 jam. Kapanpun kita dibutuhkan siap, tidak peduli siang ataupun malam tidak peduli jam kerja ataupun diluar jam kerja, semangatnya adalah pelayanan masyarakat yang nomor satu.

Lantas, Apa yang menjadi pandangan bapak melakukan pelantikan di Taman Makam Pahlawan?   Diadakan di Makam Pahlawan, maknanya bahwa hidup dan jabatan ini sementara dan akhirnya kita semua akan mati maka perbanyalah perbuat baik, meninggalkan sikap yang ingin memperkaya diri sendiri, KKN dan melakukan perbuatan tercela lainnya.

Apakah adakah makna lainnya selain yang telah disebutkan? Makna lain kenapa di makam pahlawan bahwa saya ingin semua ASN yang dilantik menjadi pahlawan yang selalu mendahulukan kepentingan bangsa dan negara serta melayani masyarakat dengan sepenuh jiwa.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved