Berdasarkan Keputusan KPU RI , 11 Partai Politik Peserta Pemilu Dicoret KPU RI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencoret 11 partai politik (parpol) peserta pemilu 2019 baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Berdasarkan Keputusan KPU RI , 11 Partai Politik Peserta Pemilu Dicoret KPU RI
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (DPP PKPI) Sumsel Usman Effendy 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencoret 11 partai politik (parpol) peserta pemilu 2019 baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Di Sumsel sendiri terdapat 4 parpol yang berada di tingkat Kabupaten yang ikut dicoret KPU. Yaitu partai Garuda, PSI, PKPI dan PBB.

Pencoretan itu berdasarkan Keputusan KPU RI Nomor 744/PL.01.6-Kpt/03/KPU/III/2019 yang ditandatangani Ketua KPU Arief Budiman, dikarenakan tidak mengusulkan calon legislatif dan tidak melaporkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

Pergi ke Sungai Wendi Tak Kunjung Pulang, Ditemukan Tertelungkup di Sungai Musi

Gubernur Sumsel Herman Deru Support Pembukaan Rumah Singgah Bangka di Palembang

"Di Sumsel ada 4 parpol yang berada di 6 Kabupaten/ kota, kalau tingkat provinsi sendiri tidak ada. Mereka dicoret karena tidak menyerahkan LADK sesuai Undang-undang Nomor 7 tahun 2017, yaitu 14 hari sebelum kampanye rapat umum yaitu 10 Maret 2017, dan tidak diikutsertakan sebagai peserta pemilu di daerah tersebut," ungkap Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana, Senin (25/3/2019).

Menurut alumnus Fisip Unsri ini, keempat parpol yang dicoret dari kontestan pemilu adalah partai di tingkat kabupaten/kota, seperti partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) di Kabupaten Musi Rawas, Muratara, Muba, Banyuasin, kota Lubuklinggau, dan Pagaralam.

Kemudian Partai Solidaritas Indonesia di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dan OKU Selatan.

Minimalisir Kecurangan , Penduduk Miskin Kota Palembang Bakal Didata Ulang Usai Pemilu

Lalu Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di OKU Timur dan Ogan Ilir. Sedangkan Partai Bulan Bintang (PBB) ada di Kabupaten OKU Timur.

"Mayoritas alasannya, karena tidak ada caleg yang didaftar oleh parpol tersebut di daerah itu, sehingga mereka tidak melaporkan LADK," ujarnya.

Diungkapkannya, dengan begitu parpol yang dicoret di tingkat Kabupaten/ kota, tetap mengikuti pemilu 2019.

Halaman
123
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved